Mendampingi Anak Belajar Dari Rumah

KIAT-KIAT BAGI ORANG TUA

MENDAMPINGI ANAK BELAJAR DARI RUMAH

 

Ada ungkapan bijak yang mengatakan demikian, “Tuhan tidak akan membiarkan hambanya memasuki medan perang tanpa membekali dengan senjata,” Pandemi covid-19 telah menginvasi kehidupan kita hampir 7 bulan ibarat kita memasuki medan perang. Dampak pandemi menghantam kehidupan manusia dalam berbagai bidang kehidupan. Seruan mengubah pola perilaku hidup menjadi sebuah kemutlakan bukan lagi sebuah pilihan, jika Anda ingin eksis (hidup).

Demikian pula bidang pendidikan sekolah. Perubahan proses pembelajaran yang sebelumnya dilakukan secara luring (luar jaringan) atau tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauk (PJJ) secara daring (dalam jaringan) atau virtual. Perubahan ini diakui membuat masyarakat kaget (shock) terutama bagi mereka yang enggan berubah. Tentu saja kita percaya Tuhan membekali kita senjata untuk menghadapi situasi seperti ini.

Kekagetan ini bisa kita lihat di media massa. Berbagai keluhan baik dari para pendidik, para siswa dan orang tua yang disampaikan secara personal maupun melalui lembaga KPAI (Komisi Perlindungan Anak) kepada pemerintah.

Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi merespon berbagai kendala yang bisa menghalangi efektifitas pembelajaran dengan berbagai cara sesuai dengan kapasitas masing-masing. Misalnya, ketika kendala itu menyangkut guru, kami melakukan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan guru melakukan pembelajaran secara virtual. Kemampua teknis terkait penggunaaan teknologi dan kemampuan paedagogik bagaimana menyampaikan pembelajaran secara bermakna dan meyenangkan.

Kami menyadari bahwa kesuksesan pembelajaran para siswa tidak bisa hanya ditumpukan kepada guru (sekolah). Sekolah dan orang tua siswa harus bekerja sama bersama-sama berupaya semaksimal mungkin membantu dan mendampingi anak-anak belajar dari rumah secara efektif

Pertanyaannya adalah bagiamana orang tua mendampingi anak-anak belajar dari rumah? SMA Cinta Kasih Tzu Chi berusaha menjawab pertanyaan itu. Tentu saja jawabannya akan menjadi sederatan aktivitasya yang harus dilakukan oleh orang tua untuk mendampingi anak-anak belajar dari rumah. Berikut ini adalah kiat-kiat bagi orang tua agar bisa mendampingi anak belajar dari rumah.

  1. Tingkatkan kualitas komunikasii orang tua dengan pihak sekolah. Caranya membiasakan membaca surat dari sekolah secara tuntas, aktif di WAG orang tua siswa. Hadir pada pertemuan yang diselanggarakan sekolah seperti pertemuan orang tua siswa.
  2. Cermati Protokol Pembelajaran Jarak Jauh yang dibuat oleh sekolah. Contohnya pada awal PJJ bulan Maret 2020 dan awal tahun pelajaran 2020/2021, kepala SMA Cinta Kasih Tzu Chi telah mengirimkan kepada semua orang tua siswa melalui wali kelas protokol PJJ. Protokol PJJ dapat dicek kembali di bawah ini. Selain itu Kepala Sekolah juga sudah membuat video yang memberi tips bagaimana orang tua mendampingi anak-anaknya belajar dari rumah. Video itu dapat Bapak/ibu lihat kembali. Silakan klik link berikut ini.

     

  3. Orang tua mengetahui jadwal pelajaran anak
  4. Orang tua mengingatkan anak untuk mengikuti PJJ.Poin ini barangkali tidak begitu sesuai ketika anak sudah di SMA/K. Sebagai sebuah kajian refleksi, pada bulan Juli 2020 menutup tahun pelajaran 2019/2020 saya membuat survei kepada 100 siswa SMA Cinta Kasih Tzu Chi. Survei ini mau melihat sejauh mana siswa membutuhkan intervensi bantuan orang tua pada pembelajaran jarak jauh. Hasil survei tersebut menunjukkan 75% siswa tidak membutuhkan pendampingan orang tua pada saat belajar karena sudah tahu tugas dan tanggung jawabnya. 25% siswa membutuhkan pendampingan. Bentuk pendampingan yaitu: 8% agar orang tua tidak berisik ketika anak belajar, 5% siswa butuh orang tua menyiapkan makanan, 4% siswa butuh pulsa dan 8% lain-lain

    Mengingatkan belajar anak untuk ikut belajar termasuk juga mengingatkan bangun pagi, mandi, pakai seragam dan sarapan.

  5. Pastikan peralatan belajar anak siap. Poin 5 ini pun lebih cocok untuk anak-anak yang berada pada pendidikan level dasar.Untuk lebih detailnya kiat-kiat mendampingi anak silakan Bapak dan ibu cek pada protokol pembalajran jarak jauh dan video yang kami buat.Betikut ini Protokol PJJ

     

     

     

     

     

     

    Bapak dan Ibu orang tua/wali siswa, kesuksan belajar anak-anak kita adalah tanggung jawab kita bersama (orang tua dan sekolah). Mari kita bukan hanya mendampingi dan menyemangati anak-anak tetapi juga memberi contoh. Memberi contoh untuk tidak mudah mengeluh tetapi berusaha mencari jalan keluar atas kesulitan yang dihadapi. Memang kondisi saat ini tidak mudah, tetapi kita pasti bisa melewatinya. Sebagai penutup marilah kita renungkan nasihat bijak Master Chen Yen berikut ini, ““Di dunia ini tiada hal yang tidak mampu kita lakukan, ditakutkan adalah kita tidak mau melakukan”. Mari kita lakukan berbagai upaya untuk mendampingi anak-anak kita agar tumbuh dan berkembang secara utuh, cerdas intelektual dan berbudi pekerti luhur. Gan en.

    (Purwanto,M.Pd-Kepala SMA Cinta Kasih Tzu Chi)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

I accept the Privacy Policy