Gotong Royong Menjadi Agen Perubahan yang Inklusif

Aksi Nyata SMA Cinta Kasih Tzu Chi untuk Sesama Dalam Kegiatan Tzu Shao

Semangat gotong royong kembali diwujudkan melalui kegiatan Tzu Shao SMA Cinta Kasih Tzu Chi dengan tema “Gotong Royong Menjadi Agen Perubahan yang Inklusif.” Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran nyata bagi para siswa untuk menumbuhkan kepedulian sosial, empati, serta nilai kemanusiaan yang berlandaskan cinta kasih universal.

Dalam rangkaian kegiatan ini, para siswa Tzu Shao bersama para guru SMA Cinta Kasih Tzu Chi dan Daai Mama bergotong royong memasak makanan vegetarian. Proses memasak tidak hanya menjadi aktivitas fisik, tetapi juga sarana pembelajaran nilai bahwa setiap bahan yang diolah dengan niat tulus dapat menjadi wujud kepedulian bagi sesama. Kerja sama, tanggung jawab, dan rasa saling menghargai tampak jelas dalam setiap tahapan, mulai dari persiapan hingga penyajian.

Makanan vegetarian yang telah disiapkan kemudian dibagikan kepada warga sekitar sekolah, khususnya kepada warga Rusun Cinta Kasih Tzu Chi. Kegiatan berbagi ini menjadi jembatan kasih antara sekolah dan masyarakat sekitar. Senyum, sapaan hangat, serta rasa syukur yang terpancar dari para penerima menjadi pengingat bahwa kepedulian sederhana dapat memberikan dampak yang bermakna.

Melalui kegiatan ini, para siswa belajar bahwa menjadi agen perubahan tidak selalu dimulai dari hal besar. Perubahan justru lahir dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten dan penuh kesadaran. Inklusivitas terwujud ketika setiap individu, tanpa memandang latar belakang, dapat merasakan perhatian, penghargaan, dan kasih sayang.

   

 

Sejalan dengan nilai yang diajarkan dalam Tzu Chi, kegiatan ini juga menjadi perwujudan perenungan dari Master Cheng Yen:

“Menanam kebaikan adalah tindakan aktif yang menentukan jalinan jodoh (hubungan karma) kita di masa depan.” – Master Cheng Yen

Kutipan ini mengingatkan bahwa setiap kebaikan yang ditanam hari ini akan membentuk hubungan dan masa depan yang lebih harmonis. Melalui gotong royong dan aksi berbagi, Tzu Shao SMA Cinta Kasih Tzu Chi tidak hanya melayani masyarakat, tetapi juga menanam benih kebajikan dalam diri setiap siswa.

   

Dengan semangat cinta kasih dan kepedulian, diharapkan kegiatan ini dapat terus menginspirasi generasi muda untuk berani melangkah, peduli, dan menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar dan dunia yang lebih inklusif.

Oleh : Debie Lola, S.Pd

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published.