Mengenal Filosofi Tzu Chi melalui Pelatihan Abu Putih ke-3

Minggu 24 Mei 2026, tepatnya di Aula Gan En Lou Lt.3 Tzu Chi Center PIK diadakan kegiatan Pelatihan Abu Putih ke-3 dengan Tema Mencintai Keluarga Besar Tzu Chi. Pelatihan Abu Putih dilaksanakan 4 kali dalam satu tahun, dengan satu kali kegiatan tersebut diadakan di Jing Si PIK dengan harapan kita semua dapat menjalin jodoh baik serta mewariskan  berkah dan  kebijaksanaan  untuk menjadi bagian dalam barisan Tzu Chi. Seperti kata pepatah, “Tak kenal maka tak sayang” Fungsionaris tim pelatihan Xie Li Secika dan Tim Budaya Humanis Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi mengundang narasumber Sx.-Sj. Yang luar biasa. Dari mereka, kita mendapatkan banyak ilmu dan menjalin jodoh lebih dekat mengenal Shang Ren.

Pada sesi pertama diisi oleh Hendri Sx., beliau memberikan materi tentang “Filosofi Tzu Chi” serta sharing pengalaman beliau ketika menjalani pelatihan diri di Griya Jing Si. Berawal dari langkah kecil seorang Bhiksuni dan 30 ibu rumah tangga menjadi misi besar yang diakui oleh PBB. Pengalaman Hendri Sx. Yang awalnya merasa kesulitan menyesuaikan diri dilingkungan Griya Jing Si namun lambat laun, hal tersebut memberikan dampak positif salah satunya membantuk karakter disiplin berbudaya humanis dalam keseharian.

Kemudian pada sesi kedua materi tentang “Misi Budaya Humanis-Daai TV” menebarkan kebaikan dan mengajak barisan relawan Tzu Chi untuk selalu bersyukur dan dapat terus membantu sesame makhluk. Ditengah era digital, seperti sekarang ini dimana platfrom berbagai berita dan sosial media dipenuhi dangan berita yang hanya menargetkan rating, viral sehingga menimbulkan kecemasan bagi masyarakat. Daai TV hadir dengan menunjukkan kebaikan sifat manusia yang merupakan pendidikan terbaik dalam masyarakat yang dapat menginspirasi dan menenangkan hati batin kita. Karena apa yang kita tonton akan membentuk siapa diri kita.

Pada sesi terakhir, tidak kalah penting dan seru yaitu “Tour Jing Si” yaitu melihat dengan hati, mendengar dengan rasa syukur, dan berjalan dengan penuh kesadaran. Yang berbeda dari Tour Jing Si pada pelatihan tahun lalu, pada tahun ini dikemas dalam sebuah game dimana peserta pelatihan diharapkan dapat menemukan jawaban dengan cepat, tepat dan benar. Sekilas membawa kita mengenang masa kecil dan melupakan jati diri sebagai orang dewasa yang hidup di kerasnya Ibukota. Manfaatnya, menjalin keakraban para peserta pelatihan baik guru dari unit SD, SMP, SMA/SMK dan Da Ai Mama saling bekerja sama dengan satu tujuan bersama.

Pastinya kegiatan pelatihan dikemas semenarik mungkin oleh Tim Pelatihan Xi Li Secika sehingga ketika kita mengikuti pelatihan dapat dengan fokus, bijaksana, menenangkan dan dengan perasaan senang agar kita mendapatkan ilmu yang berharga dan siap mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis: Oktria Vira Indar Wati

Add a Comment

Your email address will not be published.