SEMUA GURU BISA DEKAT DENGAN MURID

Guru sebagai salah satu pilar bangsa dan negara selalu menarik untuk dibicarakan di ranah publik. Membicarakan guru tak lepas dari kritik untuk guru itu sendiri. Kritik yang umum dialamatkan ke guru yang sering terdengar adalah profesionalisme. kompetensi, perilaku, stagnasi pengetahuan, dan kritik yang terbaru guru enggan dekat dengan  murid bahkan menjaga jarak dengan murid. Tentu semua kritik yang dialamatkan guru idialnya bisa dijadikan motivasi pengembangan profesi guru sekaligus pembuktian bahwa kritik yang dialamatkan guru tidak semua benar.

Di setiap sekolah tentu banyak guru, dari belasan guru, puluhan guru hingga ratusan guru. Dan tentunya banyak guru yang dikenal oleh murid. Dikenal oleh muridnya belum tentu guru itu dekat dengan muridnya. Seorang guru akan dekat dengan muridnya apabila guru selalu mau mendengar keluh kesah muuridnya, apapun keluh kesahnya, guru akan mendengarkannya. Guru juga akan peka terhadap masalah murid, teguran ringan terhadap murid yang murung atau memperhatikan perilaku yang beda dari biasanya juga akan mendekatkan guru ke murid. Murid juga akan merasa dekat saat guru hadir saat murid membutuhkan. Hal-hal seperti itu kadang menjadi dampak yang besar kalau  guru mengabaikan. Mau mendengar, peka terhadap masalah murid dan hadir saat murid membutuhkan merupakan bagian tanda murid dekat dengan guru.

Kasus-kasus harus segera diselesaikan sekecil apapun. Guru harus lebih cepat tanggap terhadap kasus-kasus yang terjadi. Murid akan merasa lebih dekat jika guru segera menyelesaiakan kasus yang dialami siswa. Lebih – lebih penangannya dengan bijak tanpa melibatkan emosi. sehingga murid yang mengalami kasus tidak merasa terintimidasi, tertekan dan lebih nyaman dan fokus pada penyelesaian. Keputusan yang diambil dalam penyelesaian kasus tidak boleh berdampak pada turunnya mental anak.

Guru harus konsisten terhadap peraturan dan menjadi teladan bagi murid. Karena murid tidak hanya mendengar, tetapi juga melihat. Peraturan yang berubah-ubah menyebabkan murid bingung dan tidak sulit akan patuh kepada guru. Guru yang dekat dengan murid akan konsisten terhadap ucapakan dan peraturan.

Guru yang dekat dengan murid, guru yang tegas. Banyak murid sangat suka dengan guru yang tegas. Tegas berbeda dengan galak. Tegas sangat jelas batas batasnya. Galak sangat sulit diukur. Murid tahu aturan itu bukan  untuk ditakuti, tetapi untuk dijalankan. Ketegasan guru untuk mendukung peraturan, bukan untuk menekan murid. Ketegasan guru akan menciptakankeseimbangan disiplin dan empati, Ketegasan guru akan semakin mendekatkan murid dengan guru.

Penulis: Sri Juliastuti

Add a Comment

Your email address will not be published.