658 – DARI KETELADANAN TUMBUH HARAPAN AI De Xi Wang 2026

Penutupan AI De Xi Wang (爱的希望) yang dilaksanakan pada Sabtu, 23 Mei 2026 berlangsung dengan penuh kebahagiaan dan suasana yang hangat. Program bimbingan budi pekerti dari Yayasan Buddha Tzu Chi ini kembali menjadi momen berharga bagi para siswa untuk belajar tentang cinta kasih, rasa hormat, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama.

Sejak awal kegiatan, para peserta didik terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Senyum dan semangat terpancar dari wajah mereka saat menyaksikan berbagai penampilan, pembagian sertifikat, hingga sesi penghargaan yang paling dinantikan. Salah satu momen yang menjadi sorotan dalam penutupan tahun ini adalah pembagian penghargaan kategori Xiao Pu Sa Terajin.

Penghargaan Xiao Pu Sa Terajin diberikan kepada siswa-siswi yang menunjukkan sikap rajin, disiplin, bertanggung jawab, dan aktif selama mengikuti kegiatan AI De Xi Wang. Ketika nama para penerima disebutkan, seluruh ruangan dipenuhi tepuk tangan meriah dari guru, orang tua, dan teman-teman mereka. Wajah bahagia dan bangga terlihat jelas saat para siswa maju menerima sertifikat serta reward yang telah dipersiapkan.

Namun, makna dari penghargaan ini bukan hanya tentang siapa yang menerima hadiah. Lebih dari itu, penghargaan ini menjadi motivasi dan pengingat bagi seluruh peserta didik untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya. Sikap rajin, sopan, peduli, dan disiplin dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti mendengarkan guru dengan baik, membantu teman, berbicara dengan lembut, serta menghormati orang tua dan sesama.

Hal ini sejalan dengan pesan Master Cheng Yen, pendiri Yayasan Buddha Tzu Chi, yang selalu mengajarkan bahwa anak-anak adalah benih harapan masa depan. Beliau menyampaikan bahwa pendidikan terbaik bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan hati yang penuh cinta kasih dan kebiasaan baik sejak dini. Setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat apabila terus belajar dan memperbaiki diri dengan tulus.

Karena itu, penghargaan Xiao Pu Sa Terajin bukan untuk membuat siswa lain merasa kalah, melainkan menjadi inspirasi agar semua peserta didik semakin semangat menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap usaha kecil yang dilakukan dengan konsisten akan menjadi kebiasaan baik yang membawa perubahan besar di masa depan.

Penutupan AI De Xi Wang 2026 pun menjadi lebih dari sekadar akhir kegiatan. Momen ini menjadi pengingat bahwa cinta kasih, kedisiplinan, dan kepedulian harus terus diterapkan di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan sekitar. Dengan semangat “Harapan Cinta Kasih”, diharapkan seluruh peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang rendah hati, penuh empati, dan membawa kebaikan bagi banyak orang.

 

Penulis: Santi Kurniawati

Add a Comment

Your email address will not be published.