Semarak Kemerdekaan Kolaborasi Siswa SMA dan UMKM di Bazar Cinta Kasih Tzu Chi

Bulan Agustus selalu identik dengan kibaran warna merah putih dan semangat kebersamaan. Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81 berpadu hangat dengan peringatan HUT Rumah Susun Cinta Kasih ke-23 dalam gelaran semarak Bazar Lokal Kecamatan Cengkareng. Di antara hiruk-pikuk stan UMKM lokal, kehadiran para siswa SMA Cinta Kasih Tzu Chi sukses menarik perhatian dan menyebarkan energi positif bagi masyarakat sekitar.

Dengan semangat pelayanan dan kehangatan khas sekolah, para siswa mendirikan stan khusus yang menjajakan minuman segar favorit: Mojito dingin dengan sensasi buah yang menyegarkan serta Soda Gembira perpaduan rasa yang manis dan menyegarkan. Keputusan memilih menu ini terbukti sangat tepat sasaran. Berada di area outdoor yang cerah, tepat di tengah riuhnya perlombaan dan kegiatan senam bersama, stan siswa langsung menjadi favorit pengunjung. Dahaga para peserta senam dan penonton lomba terobati seketika, disambut oleh senyum ramah serta kesigapan para siswa dalam melayani pesanan.

Di balik gelak tawa dan transaksi yang ramah, kegiatan ini merupakan laboratorium hidup bagi pembelajaran entrepreneurship (kewirausahaan). Siswa tidak hanya belajar meracik minuman, tetapi juga mengasah keterampilan mengelola bisnis kecil secara langsung. Mulai dari kalkulasi modal awal, manajemen persediaan bahan, penetapan harga jual, hingga strategi pemasaran dan komunikasi langsung dengan pelanggan semua dipraktikkan secara nyata di lapangan.

Keberhasilan aksi para wirausahawan muda ini tentu tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah dan pendampingan erat dari para guru. Guru pendamping tidak hanya mengawasi, tetapi juga berperan sebagai mentor yang memberikan arahan taktis terkait pelayanan dan manajemen keuangan sederhana di tengah dinamika pasar.

Partisipasi SMA Cinta Kasih Tzu Chi dalam bazar kecamatan ini membuktikan bahwa proses belajar terbaik sering kali terjadi di luar ruang kelas. Lewat segelas minuman segar dan kerja keras di lapangan, para siswa tidak hanya mengasah jiwa kemandirian, tetapi juga merajut hubungan yang erat dengan masyarakat sekitar. Momen perayaan kemerdekaan dan ulang tahun rusun tahun ini pun terasa semakin berkesan.

Penulis : Debie Lola, S.Pd.

Add a Comment

Your email address will not be published.