Pengimbasan Sekolah dengan Interactive Flat Panel di SDS Cinta Kasih Tzu Chi

Transformasi digital pendidikan menjadi salah satu prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Melalui program Digitalisasi Pembelajaran, pemerintah menghadirkan Interactive Flat Panel (IFP) ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Langkah ini bukan sekadar distribusi perangkat, melainkan strategi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, mempercepat adaptasi teknologi, dan mengurangi kesenjangan pendidikan antarwilayah.

Perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Salah satu inovasi yang kini menjadi sorotan adalah Interactive Flat Panel (IFP), perangkat layar sentuh cerdas yang menghadirkan pengalaman belajar lebih interaktif, kolaboratif, dan menyenangkan.

Digitalisasi pendidikan di Indonesia semakin nyata dengan hadirnya Interactive Flat Panel (IFP). Hingga November 2025, lebih dari 173 ribu sekolah telah menerima dan memanfaatkan IFP sebagai bagian dari program Digitalisasi Pembelajaran yang menargetkan hampir 289 ribu sekolah. Program ini lahir sebagai respons atas tantangan pendidikan, seperti rendahnya capaian literasi dan learning loss pasca pandemi.

Sebagai bagian dari program Digitalisasi Pembelajaran, pemerintah telah menyalurkan IFP ke ratusan ribu sekolah di seluruh Indonesia. Namun, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada distribusi perangkat, melainkan juga pada pengimbasan sekolah, upaya menyebarkan praktik baik dari sekolah percontohan ke sekolah lain.

Sebagai sekolah yang konsisten mengedepankan inovasi, SDS Cinta Kasih Tzu Chi mengambil peran penting dalam menyebarkan praktik baik melalui program pengimbasan sekolah. Pada Jumat, 14 November 2025 bertempat di Aula Lantai 3 Gedung A, SDS Cinta Kasih Tzu Chi menyelenggarakan kegiatan Pengimbasan Sekolah dengan IFP. Narasumber yang dihadirlan Adalah  Ibu Darningsih yang berprofesi sebagai guru bidang studi khususnya mengajar mata Pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial. Pesertanya adalah 90 Guru-guru dari sekolah dasar wilayah Cengkareng Timur. Bu Ning panggilan sapaan anak-anak terhadap beliau menyampaikan demonstrasi penggunaan IFP dalam pembelajaran interaktif.  Sekaligus membagikan sesi berbagi praktik baik dari guru SDS Cinta Kasih Tzu Chi. Suasana acara yang begitu hangat, kolaboratif, dan penuh semangat untuk menghadirkan pembelajaran digital yang merata.

Program pengimbasan sekolah adalah upaya menyebarkan praktik baik dari sekolah yang sudah berhasil mengintegrasikan IFP ke sekolah lain. Program pengimbasan sekolah dengan Interactive Flat Panel (IFP) yang digagasi oleh Presiden Prabowo adalah tonggak penting dalam pemerataan digitalisasi pendidikan. Dengan komitmen pemerintah, kolaborasi guru, dan semangat inovasi, IFP bukan hanya perangkat, melainkan jembatan menuju pembelajaran yang lebih interaktif, inklusif, dan bermakna bagi generasi Indonesia.

Penulis: Darningsih

Add a Comment

Your email address will not be published.