Semangat Imlek di Tengah Rintik Hujan: Keceriaan Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di TK Cinta Kasih Tzu Chi

Perayaan Tahun Baru Imlek selalu menjadi momen yang penuh sukacita, harapan, dan kebersamaan. Pada hari Kamis, 19 Februari 2026, keluarga besar TK Cinta Kasih Tzu Chi kembali merayakan datangnya Tahun Baru Imlek dengan penuh semangat. Tahun ini merupakan Tahun Kuda Api, yang melambangkan semangat, keberanian, dan energi untuk terus maju menjadi pribadi yang lebih baik. Sejak pagi hari, suasana sekolah sudah dipenuhi dengan nuansa Imlek. Dekorasi berwarna merah menghiasi berbagai sudut sekolah, mulai dari pintu masuk hingga ruang kelas. Warna merah melambangkan kebahagiaan, keberuntungan, dan harapan baik di tahun yang baru. Anak-anak datang dengan wajah ceria, mengenakan pakaian terbaik mereka, dan membawa semangat untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan oleh sekolah. Meskipun pagi itu cuaca kurang bersahabat dan hujan rintik-rintik turun perlahan, hal tersebut tidak mengurangi semangat anak-anak untuk merayakan Imlek bersama teman-teman dan guru. Justru, suasana hujan menambah kesan hangat dan kebersamaan dalam perayaan tersebut. Anak-anak tetap berbaris dengan tertib, wajah mereka menunjukkan rasa antusias dan rasa ingin tahu tentang kegiatan yang akan mereka ikuti.

Salah satu kegiatan yang paling dinantikan adalah menonton pertunjukan barongsai. Barongsai merupakan salah satu tradisi khas dalam perayaan Imlek yang melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan perlindungan dari hal-hal buruk. Ketika suara tabuhan genderang mulai terdengar, anak-anak langsung menunjukkan ekspresi gembira. Mata mereka berbinar-binar melihat gerakan barongsai yang lincah dan penuh semangat. Barongsai bergerak dengan energik, melompat, dan menari mengikuti irama musik. Anak-anak tampak terpesona melihat keindahan dan keunikan pertunjukan tersebut. Beberapa anak terlihat bertepuk tangan, sementara yang lain tersenyum lebar menikmati setiap gerakan barongsai. Meskipun hujan masih turun dengan lembut, tidak ada satu pun anak yang kehilangan semangat. Mereka tetap berdiri dengan tertib dan menikmati pertunjukan hingga selesai.

Sebagai bagian dari tradisi Imlek, anak-anak juga membawa angpao merah dari rumah. Dengan penuh keberanian dan sukacita, anak-anak maju satu per satu untuk memberikan angpao tersebut kepada barongsai. Kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi anak-anak, karena mereka dapat terlibat langsung dalam tradisi budaya yang sarat makna. Memberikan angpao kepada barongsai melambangkan harapan akan keberuntungan dan kebahagiaan. Selain itu, kegiatan ini juga mengajarkan anak-anak tentang arti berbagi dan memberi dengan tulus. Anak-anak belajar bahwa memberi adalah sebuah tindakan kebaikan yang membawa kebahagiaan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Tidak hanya menerima, anak-anak juga mendapatkan angpao dari pihak sekolah sebagai simbol kasih sayang dan doa restu. Guru-guru membagikan angpao kepada setiap anak dengan penuh kehangatan. Anak-anak menerima angpao tersebut dengan wajah ceria dan mengucapkan terima kasih. Momen ini menjadi simbol perhatian dan cinta kasih dari sekolah kepada setiap murid.

     

Setelah menikmati pertunjukan barongsai dan menerima angpao, kegiatan dilanjutkan dengan mewarnai gambar bertema Imlek. Anak-anak kembali ke kelas masing-masing dan duduk dengan rapi. Guru membagikan lembar gambar yang berisi berbagai simbol Imlek, seperti lampion, barongsai, dan ornamen khas Imlek lainnya. Dengan penuh semangat, anak-anak mulai mewarnai gambar mereka. Mereka memilih berbagai warna cerah seperti merah, kuning, dan emas, yang merupakan warna khas dalam perayaan Imlek. Kegiatan mewarnai ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membantu anak-anak mengembangkan kreativitas, konsentrasi, dan keterampilan motorik halus. Suasana kelas dipenuhi dengan semangat dan keceriaan. Anak-anak tampak fokus menyelesaikan karya mereka, sementara guru memberikan dukungan dan pujian atas usaha yang mereka lakukan. Setiap anak memiliki cara tersendiri dalam mengekspresikan kreativitasnya melalui warna.

Melalui rangkaian kegiatan ini, anak-anak tidak hanya merayakan Imlek sebagai sebuah perayaan budaya, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai kehidupan. Mereka belajar tentang kebersamaan, rasa syukur, berbagi, dan menghargai tradisi. Perayaan ini juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk merasakan kebahagiaan bersama teman-teman. Mereka belajar bahwa kebahagiaan dapat dirasakan melalui kebersamaan dan kegiatan yang dilakukan dengan penuh cinta. Guru-guru TK Cinta Kasih Tzu Chi juga memanfaatkan momen ini sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak-anak. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar untuk bersikap tertib, sabar, dan menghargai setiap pengalaman yang mereka jalani.

Meskipun hujan turun pada hari itu, semangat anak-anak tetap bersinar terang. Hujan tidak menjadi penghalang, melainkan menjadi bagian dari kenangan indah yang akan mereka ingat. Anak-anak menunjukkan bahwa semangat dan kebahagiaan tidak ditentukan oleh cuaca, tetapi oleh hati yang penuh sukacita. Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di TK Cinta Kasih Tzu Chi menjadi momen yang penuh makna. Anak-anak tidak hanya menikmati pertunjukan dan kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai kehidupan yang penting. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat memahami dan menghargai keberagaman budaya, serta menumbuhkan sikap saling menghormati. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara anak, guru, dan lingkungan sekolah. Perayaan ini menjadi pengingat bahwa setiap momen kebersamaan adalah kesempatan untuk belajar dan bertumbuh. Dengan semangat Tahun Kuda Api, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang berani, penuh semangat, dan membawa kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.

    

Akhirnya, perayaan Imlek 2026 di TK Cinta Kasih Tzu Chi ditutup dengan hati yang penuh sukacita dan rasa syukur. Senyum ceria anak-anak menjadi bukti bahwa perayaan ini memberikan pengalaman yang berharga dan bermakna. Semoga semangat kebahagiaan, cinta kasih, dan kebajikan yang dirasakan pada hari itu terus hidup dalam hati setiap anak, tidak hanya pada saat perayaan Imlek, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Gong Xi Fa Cai. Semoga tahun yang baru membawa kebahagiaan, kesehatan, dan keberkahan bagi kita semua.

Penulis : Noviska Arfa, S.H

Add a Comment

Your email address will not be published.