588 Siswa-Siswi SMK Cinta Kasih Tzu Chi Mengikuti Dialog Lintas Iman “Islam & Kebinekaan” di Tzu Chi Center Jakarta
Siswa-siswi SMK Cinta Kasih Tzu Chi kembali mendapatkan pengalaman pembelajaran yang bermakna melalui keikutsertaan dalam kegiatan Dialog Lintas Iman bertajuk “Islam & Kebinekaan” yang diselenggarakan oleh DAAI TV bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di International Hall Lt. 3, Tzu Chi Center Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para siswa mengenai pentingnya toleransi, keberagaman, dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia.
Kegiatan dialog lintas iman ini dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat, pelajar, guru, relawan, serta tokoh lintas agama dan budaya. Dalam kesempatan tersebut, para siswa SMK Cinta Kasih Tzu Chi mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias dan perhatian. Kehadiran siswa dalam acara ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam memberikan pendidikan karakter yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan sikap toleransi, rasa hormat, serta kepedulian sosial terhadap sesama.
Acara Islam & Kebinekaan menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif dari berbagai latar belakang, di antaranya Nasaruddin Umar, Bhikkhu Dhammasubho Mahathera, Azmi Abubakar, A. Ginanjar Sya’ban, serta perwakilan dari Tzu Chi Foundation. Para pembicara menyampaikan pandangan mengenai pentingnya menjaga keharmonisan antarumat beragama, membangun rasa saling menghormati, serta memperkuat persaudaraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan wawasan baru mengenai makna kebinekaan yang sesungguhnya. Indonesia sebagai negara yang memiliki keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama membutuhkan generasi muda yang mampu menjaga persatuan dan menghargai perbedaan. Para siswa diajak memahami bahwa toleransi bukan hanya sekadar teori di dalam kelas, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Selain sesi dialog, acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya dan pemutaran dokumenter Jejak Islam di Nusantara. Dokumenter tersebut memberikan gambaran mengenai sejarah perkembangan Islam di Indonesia yang berlangsung secara damai melalui pendekatan budaya dan nilai kemanusiaan. Penampilan seni yang ditampilkan dalam kegiatan ini juga memperlihatkan indahnya keberagaman budaya Indonesia yang dapat hidup berdampingan secara harmonis.
Bagi siswa SMK Cinta Kasih Tzu Chi, kegiatan seperti ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena mereka dapat melihat langsung bagaimana dialog dan komunikasi yang baik mampu membangun rasa saling pengertian antarumat beragama. Tidak sedikit siswa yang merasa termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih terbuka, bijaksana, dan menghormati perbedaan setelah mengikuti acara tersebut.
Sebagai sekolah yang menjunjung tinggi nilai cinta kasih universal, SMK Cinta Kasih Tzu Chi terus mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat membentuk karakter siswa menjadi generasi muda yang berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Keikutsertaan dalam kegiatan dialog lintas iman ini juga menjadi bentuk nyata penerapan nilai humanis dalam dunia pendidikan.
Melalui pengalaman mengikuti kegiatan Islam & Kebinekaan, siswa tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga pembelajaran kehidupan yang sangat penting dalam menghadapi masyarakat global yang semakin beragam. Sekolah berharap kegiatan seperti ini dapat terus memberikan inspirasi kepada para siswa untuk menjadi agen perdamaian, menjunjung tinggi toleransi, serta mampu menciptakan lingkungan yang harmonis di mana pun mereka berada.
SMK Cinta Kasih Tzu Chi percaya bahwa pendidikan yang baik bukan hanya membentuk siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk manusia yang memiliki empati, rasa hormat, dan kemampuan hidup berdampingan dengan penuh damai di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Penulis : Heru Iryanto