Jangan Terapkan Read Aloud di Kelas!
Jangan terapkan metode “Read Aloud” di kelas, karena akibatnya bisa banyak sekali!. Metode read aloud dikelas adalah kegiatan membaca teks dengan menggunakan suara keras yang dilakukan oleh siswa maupun guru. Pada pembelajaran Bahasa, umumnya menggunakan metode ini terutama untuk meningkatkan pemahaman, menambah kosakata, pelafalan, intonasi dan kelancaran.
Tahapan dalam kegiatan read aloud diantaranya pengenalan teks bacaan, membaca nyaring, Kesimpulan. Cara pelaksanaanya yaitu:
- Guru membaca nyaring
- Siswa membaca teks secara bergantian
- Membaca bersama
- Membaca berpasangan Bersama teman
Efek atau mamfaat menggunakan metode “Read Aloud” antara lain yaitu siswa mampu meningkatkan kemampuan fokus dalam menyimak dan mendengarkan, Merangsang kreativitas siswa, melalui intonasi, penekanan dan ekspresi yang digunakan saat membaca siswa dapat merasakan dan mengenal emosi serta suasana dalam teks. Hal ini membantu perkembangan imajinasi mereka, memungkinkan mereka untuk lebih terlibat secara emosional dan kreatif dengan cerita atau informasi yang mereka terima. Memfasilitasi pengembangan keterampilan mendengar siswa, melalui fokus dengan suara pembaca siswa belajar untuk mengikuti arus informasi, meningkatkan kapasitas dalam memproses dan memahami tanda baca teks. Membantu siswa yang memiliki gaya belajar auditori untuk lebih baik dalam menyerap informasi.
Dengan mengintegrasikan Read Aloud dalam pembelajaran, guru dapat menciptakan lingkungan yang mendukung berbagai perkembangan siswa. Metode ini dapat mengasah keterampilan kritis siswa, melatih pemahaman, kreativitas siswa dan keterampilan mendengarkan.

Sekolah bukanlah sekadar gedung pendidikan formal, melainkan ladang subur untuk menanamkan benih-benih kebijaksanaan agar anak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak dan peduli.
Kata Perenungan Master Cheng Yen
Penulis: Oktria Vira Indar Wati