Lim Yohanes Mathew Si Penyanyi Cilik Nostalgia
Menggali Bakat Melalui Seni Suara
“Lim Yohanes Mathew Si Penyanyi Cilik Nostalgia”
Lim Yohanes Mathew, siswa SD Cinta Kasih Tzu Chi yang duduk di bangku kelas 5 dan mempunyai panggilan Yoan, lahir pada tanggal 3 Agustus 2013 di Jakarta. Ia merupakan anak ke-2 dari 2 bersaudara dari pasangan Bapak Ferry dan Ibu Cristina, yang memiliki hobi menyanyi dengan julukan Penyanyi Cilik Nostalgia.
Yoan, panggilan dari Lim Yohanes, mulai terlihat bakat menyanyinya sejak usia 3 tahun dengan hobi menyanyikan lagu-lagu daerah, terutama lagu Betawi, karena Yoan memang tinggal dan lahir di Jakarta. Seorang bocah cilik yang memiliki hobi yang begitu unik, nampak berbeda dari teman-teman seusianya; ia justru memiliki kesenangan mengoleksi kaset-kaset lawas.
Berawal di bulan November 2023, iseng-iseng membuat rekaman di Toko Kaset Histeria Musik yang berlokasi di Blok M. Lagu yang sempat viral di media sosial, yaitu TikTok, dan menjadi pemberitaan di televisi swasta nasional adalah lagu Betharia Sanatha “Hati yang Luka.”
Suatu kebanggaan bagi Lim Yohanes untuk tampil memukau di depan Presiden Prabowo dan para menteri di puncak Hari Guru Nasional pada tanggal 24 November 2024 yang digelar di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur. Senang dan gembira, tapi deg-degan juga ketika Lim dipanggil ke panggung dan menyapa, “Selamat siang Pak Presiden, selamat siang Pak Menteri, dan tidak lupa menyapa Bapak Ibu Guru.” Selanjutnya, ia menyanyikan lagu “Sik-sik Sibatumanikan,” “Padhang Wulan,” “Yamko Rambe Yamko,” “Gemu Famire,” dan “Rumah Kita.” God bless. Setelah itu, ia berfoto bersama Presiden, para menteri, serta tamu undangan yang lainnya.

Dari sekian banyak lagu yang dinyanyikan Lim, yang menjadi favoritnya adalah lagu Nike Ardila yang berjudul “Bintang Kehidupan.” Lagu ini menjadi favorit Lim karena lagu ini penuh dengan prestasi dan tentang perasaan yang mendalam. Lagu ciptaan Deddy Dores ini sukses terjual sampai 6 juta kopi.
Gak nyangka akan viral dan booming, setelah viral Lim banyak berkah untuk diundang tampil di acara TV dan acara lainnya yang menguras tenaga dan waktu, tetapi tetap senang dan badan fit.
Lim berpesan kepada teman-teman semua, “Jangan takut untuk show up, kalian harus bisa melawan rasa takut, rasa malu, dan tunjukkan bakat kalian masing-masing. Dan tidak boleh sombong, seperti kata Vina Panduwinata, ‘We Are Nothing,’ kita bukan apa-apa.” Hal ini juga sesuai dengan kata perenungan Master Cheng Yen, “Sebagai praktisi pelatihan diri, kita tidak boleh sombong. Kita harus membangun tekad agung untuk membina keluhuran. Membangun perhatian benar terhadap segala sesuatu di dunia; membangun keyakinan dan ikrar di Jalan Bodhi yang lapang.” Penggalan ini memberi tahu kita bahwa kita tidak boleh tinggi hati atau angkuh.
Demikian, semoga artikel ini dapat menginspirasi anak muda untuk terus mengembangkan bakatnya. Gan en.
Penulis: Pahru, S.Pd.I., M.Pd.