Semarak Bulan Bahasa di Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi 2025: Karya Anak Menjadi Inspirasi dan Wujud Nilai Kemanusiaan

Setiap bulan Oktober, Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi merayakan Bulan Bahasa dengan penuh semangat dan keceriaan. Kegiatan ini bukan sekadar perayaan bahasa, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kreativitas, karakter, dan kepedulian melalui berbagai karya dan kegiatan bermakna.
Di dalam kelas, suasana terasa hidup dengan hiasan majalah dinding (mading) yang menampilkan hasil karya siswa, seperti puisi, poster, cerita pendek, pantun, dan ilustrasi bertema kebahasaan. Setiap karya anak mencerminkan keunikan dan semangat belajar mereka. Lebih dari itu, karya-karya tersebut menjadi inspirasi, bukan hanya bagi teman-teman sekelas, tetapi juga bagi seluruh warga sekolah untuk terus berkembang dan belajar dengan hati yang penuh kasih.
Selain menghiasi kelas, siswa juga antusias mengikuti lomba-lomba Bulan Bahasa, seperti choir, pembacaan puisi, mencocokkan kalimat, dan story telling. Melalui kegiatan ini, siswa belajar mengekspresikan diri dengan sopan, berani, serta saling mendukung satu sama lain, nilai-nilai yang selaras dengan semangat Budaya Humanis Tzu Chi.

Semua kegiatan ini mencerminkan harapan Master Cheng Yen, yaitu agar setiap anak tumbuh menjadi pribadi yang berwawasan luas, berhati penuh cinta kasih, dan mampu membawa kebaikan bagi sesama. Melalui kegiatan Bulan Bahasa, anak-anak belajar tidak hanya untuk pandai berbicara dan menulis, tetapi juga untuk berbahasa dengan hati, memahami makna empati, dan menebarkan kebaikan lewat setiap kata dan tindakan.
Dengan semangat Bulan Bahasa, siswa Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi belajar bahwa setiap kata dapat menjadi jembatan kasih, dan setiap karya adalah wujud cinta yang menginspirasi dunia.
Penulis: Santi Kurniawati, S.Pd.