Mengembangkan Strategi Gaya Belajar Peserta Didik Melalui Kegiatan Kreatif

Setiap peserta didik memiliki keterampilan dan kemampuan yang berbeda-beda. Selain itu juga, mereka memiliki cara yang unik dalam menerima, mengolah, serta menyimpan informasi yang didapatkan. Salah satu hal yang dapat membantu peserta didik belajar secara efektif dan mampu menerima informasi dengan baik adalah dengan menerapkan strategi gaya belajar. Pada pembelajaran ini, peserta didik diajak untuk mengenali sekaligus mengembangkan gaya belajar yang dimiliki seperti auditori, visual, dan kinestetik.

Pada kegiatan awal pembelajaran, peserta didik diperkenalkan dengan konsep gaya belajar. Mereka diajak untuk memahami arti dari gaya belajar, jenis-jenis gaya belajar, strategi mengembangkan gaya belajar, serta manfaat dari gaya belajar. Secara umum, terdapat tiga jenis gaya belajar  yang sering digunakan dalam menggambarkan cara belajar seseorang yaitu :

  1. Gaya Belajar Visual, yaitu peserta didik yang mengandalkan penglihatan sebagai sumber utama untuk memahami informasi, misalnya melalui gambar, diagram, warna, atau peta konsep/mindmap.
  2. Gaya Belajar Auditori, yaitu mereka yang lebih mudah memahami materi melalui suara, penjelasan verbal, diskusi, atau penuturan secara langsung.
  3. Gaya Belajar Kinestetik, yaitu individu yang belajar paling baik melalui gerakan, pengalaman langsung, praktik, dan aktivitas fisik.

Berdasarkan ketiga jenis gaya belajar tersebut, peserta didik diberikan kesempatan untuk membuat tugas yang disesuaikan dengan gaya belajar yang dimiliki seperti :

  1. Peserta didik dengan gaya belajar Visual diberikan kesempatan untuk mencari informasi dalam bentuk teks, baik dari internet, buku, maupun sumber lain. Informasi tersebut kemudian harus dituangkan dalam bentuk mindmap yang rapi dan kreatif. Mindmap menjadi representasi visual yang memperlihatkan keterhubungan antara konsep-konsep penting.
  2. Peserta didik dengan gaya belajar Auditori diminta untuk mencari video informatif dari sumber tepercaya. Setelah menontonnya, mereka merangkum isi video tersebut dan membuat video penjelasan versi mereka sendiri. Tugas ini menuntut mereka untuk mendengarkan secara detail, memahami alur informasi, dan kemudian menjelaskannya kembali dengan suara mereka.
  3. Peserta didik dengan gaya belajar Kinestetik diberi pilihan untuk membuat vlog atau menggunakan alat peraga dalam menjelaskan kembali informasi yang mereka dapatkan. Aktivitas ini menuntut mereka untuk bergerak, membuat skenario sederhana, dan mempraktikkan penjelasan secara langsung.

Tugas-tugas tersebut telah dikerjakan dengan baik oleh peserta didik, berikut ini merupakan contoh hasil dari strategi mengembangkan gaya belajar visual dan auditori.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik dapat belajar secara efektif sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki serta mampu untuk mengembangkan strategi belajar yang disesuaikan dengan gaya belajarnya. Pembelajaran ini diharapkan mampu untuk memberikan pengalaman yang bermakna kepada peserta didik. Selain itu juga diharapkan mampu untuk memfasilitasi dan membantu peserta didik dalam memahami pelajaran.

 

Penulis : Geza Hermawan Putra

 

Add a Comment

Your email address will not be published.