Berbagi itu Menyenangkan, Lho!

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar bahwa berbagi adalah perbuatan baik. Namun, tahukah kamu bahwa berbagi tidak hanya bermanfaat bagi orang lain, tetapi juga membawa kebahagiaan untuk diri kita sendiri. Yayasan Buddha Tzu Chi juga mengajarkan nilai berbagi melalui celengan bambu, sebuah simbol sederhana yang mengingatkan bahwa kebaikan dapat dimulai dari hal kecil, namun berdampak besar bagi sesama.seperti kata perenungan Master Cheng Yen “Mari bersatu hati demi kebajikan dan bersumbangsih dengan rasa kebersamaan, serta saling mengasihi dan saling memuji dalam mengulurkan tangan untuk saling membantu”.
Ternyata, ada beberapa alasan mengapa hati terasa lebih ringan dan pikiran lebih tenang setelah kita berbagi, sekecil apa pun bentuknya, berikut alasan berbagi itu menyenangkan :
- Berbagi Menciptakan Rasa Bahagia
Saat kita memberi sesuatu—baik itu bantuan, waktu, perhatian, atau sekadar senyuman—otak kita melepaskan hormon endorfin yang membuat kita merasa senang. Inilah alasan mengapa berbagi sering disebut sebagai “simple act with a big impact.” Bahkan hal kecil seperti meminjamkan alat tulis kepada teman atau membantu mengangkat barang bisa memberi rasa puas tersendiri.
- Menguatkan Rasa Kepedulian dan Empati
Berbagi membuat kita lebih peka terhadap keadaan sekitar. Kita belajar memahami bahwa setiap orang punya tantangan masing-masing. Dengan membantu orang lain, kita sedang melatih empati dan kepedulian, yang sangat penting dalam membangun hubungan baik dengan siapa saja.
- Menjalin Hubungan yang Lebih Akrab
Saat kita memberi, kita membuka pintu untuk berinteraksi dan membangun koneksi yang lebih hangat. Sikap ringan tangan dapat mempererat pertemanan, memperbaiki suasana, bahkan menciptakan lingkungan yang lebih positif. Tidak heran, tempat yang dipenuhi orang-orang suka berbagi biasanya terasa lebih nyaman dan harmonis.
- Mengajarkan Kita Untuk Tidak Egois
Dalam berbagi, kita belajar melepas sedikit dari apa yang kita punya. Ini membantu membentuk karakter rendah hati dan tidak mementingkan diri sendiri. Kita jadi mengerti bahwa keberuntungan yang kita miliki bisa menjadi sumber kebaikan bagi orang lain.
- Kebaikan Akan Kembali Kepada Kita
Berbagi bukan tentang mendapatkan balasan, tetapi sering kali kebaikan datang kembali dengan cara yang tidak terduga. Bisa berupa bantuan ketika kita sedang kesulitan, dukungan moral, atau bahkan hanya rasa damai dalam hati.
Kesimpulan
Berbagi itu mudah, tidak harus besar, dan tidak harus menunggu momen tertentu. Selama dilakukan dengan tulus, manfaatnya bisa dirasakan oleh semua pihak. Jadi, mulai sekarang, yuk biasakan berbagi! Karena benar sekali, berbagi itu menyenangkan, lho!
Penulis: Iis Mahdalena