Belajar Pendalaman Mendalam bersama Dr. Wahidin Darwis, M.Pd.

Pada hari Selasa, 9 Desember 2025, Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng mengadakan kombel Pelatihan Pengembangan Kompetensi Guru untuk para guru di Gedung B, lantai 2, Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi, Cengkareng.

Pelatihan Pengembangan Kompetensi Guru ini memberikan pendalaman tentang bagaimana merancang pembelajaran yang asik, berkesadaran, bermakna dan menyenangkan untuk para murid. Dr. Wahidin Darwis, M.Pd menyampaikan bahwa “Guru perlu mempertimbangkan kerangka pembelajaran, prinsip, dan pengalaman belajar yang disesuaikan dengan delapan dimensi profil kelulusan”.

Sering kali kita tergoda untuk menyamakan anak-anak dalam ukuran yang sama. Kita membuat patokan, target, dan garis waktu yang seragam, seolah pertumbuhan dapat diatur seperti jadwal kereta. Padahal, meski semua anak lahir dengan hak yang sama untuk tumbuh, belajar, dan dicintai, tidak satu pun dari mereka berjalan di jalan yang benar-benar sama.

Semua anak sama-sama ingin dipahami, diterima, dan diberi ruang untuk mencoba. Mereka sama-sama memiliki potensi untuk berkembang dan berubah. Namun, di balik kesamaan itu, setiap anak hadir dengan keunikan tersendiri. Cara mereka memandang dunia, merespons tantangan, dan memaknai pengalaman dibentuk oleh latar belakang, emosi, minat, serta tempo belajar yang berbeda-beda.

Belajar bukanlah garis lurus. Ia adalah perjalanan berliku yang penuh persimpangan. Ada anak yang melaju cepat di awal lalu melambat, ada yang tampak tertinggal namun tiba-tiba menemukan iramanya sendiri. Ada yang belajar melalui kata-kata, ada yang melalui gerak, ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama untuk merasa aman sebelum berani mencoba. Perbedaan ini bukan kelemahan, melainkan tanda bahwa setiap anak memiliki jalannya sendiri.

Oleh karena itu, Dr Wahidin Darwis menyampaikan beberapa tips dalam membuat materi pembelajaran dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar yang menyenangkan seperti:

  1. Pemanfaat teknologi digital

Manfaat platform pembelajaran akan optimal apabila:

  • disesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak,
  • digunakan dengan pendampingan orang dewasa
  • menjadi alat yang mendukung tumbuh kembang anak secara utuh, bukan sekadar teknologi semata.

  1. Kolaborasi antar mata pelajaran / pembelajaran terpadu

Kolaborasi antar mata pelajaran dianggap lebih mudah dipahami anak karena:

  • membuat pembelajaran lebih bermakna dan kontekstual,
  • sesuai dengan cara alami anak belajar,
  • menghargai keberagaman kemampuan dan proses,
  • serta menyiapkan anak menghadapi kehidupan nyata.

Dengan kata lain, pembelajaran terpadu membantu murid belajar untuk hidup, bukan hanya belajar untuk ujian.

Contoh:

  1. Pentingnya Joyful learning

Joyful meaning dalam pembelajaran berarti proses belajar yang menyenangkan, bermakna, dan relevan dengan kehidupan anak. Pendekatan ini bukan sekadar membuat anak senang, tetapi membantu mereka memahami, merasakan, dan mengingat apa yang dipelajari.

Selama sesi pembelajaran bersama Dr. Wahidin Darwis, M.Pd., kami para guru sangat menikmati setiap materi yang disampaikan. Penyampaian yang jelas, kontekstual, dan berangkat dari pengalaman nyata membuat proses belajar terasa hidup dan bermakna. Melalui pengalaman yang dibagikan, saya semakin memahami bagaimana merancang materi pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, mampu mendorong anak berpikir kritis, serta meninggalkan kesan yang dapat diingat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pemahaman ini menjadi sangat penting, khususnya dalam pembelajaran di jenjang Taman Kanak-Kanak, karena anak belajar secara utuh melalui pengalaman. Materi pembelajaran yang dirancang dengan tepat tidak hanya mendukung perkembangan kognitif, tetapi juga membantu anak mengelola emosi, membangun rasa percaya diri, serta mengembangkan kemampuan fisik melalui aktivitas yang bermakna. Dengan demikian, proses belajar tidak sekadar menyampaikan pengetahuan, melainkan menjadi sarana untuk menumbuhkan potensi anak secara menyeluruh.

      

 

Penulis: Farida Hariyanto, S.Pd.

Add a Comment

Your email address will not be published.