Lomba Hardiknas SD Cinta Kasih Tzu Chi 2026
Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diperingati setiap tanggal 2 Mei di Indonesia. Tanggal ini dipilih untuk mengenang jasa Ki Hajar Dewantara, yang dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional. Beliau adalah tokoh yang berjasa besar dalam memperjuangkan hak pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia.
SD Cinta Kasih Tzu Chi setiap tahun memperingati Hardiknas dengan lomba-lomba yang beraneka ragam. Tema Hardiknas setiap tahun biasanya menekankan pentingnya inovasi, semangat belajar, dan peran guru dalam mendidik generasi bangsa. Tahun ini tema Hardiknas di SD Cinta Kasih Tzu Chi adalah “ Anak Pintar, Berkarakter dan Berani Berkarya”. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat belajar dan menghargai jasa para pahlawan pendidikan. Setiap ada perlombaan, semua guru dan siswa antusias dalam mempersiapkan perlombaan. Semua ingin tampil dengan sangat baik dan berhasil dalam perlombaan.
Nah apa saja lomba yang diadakan di SD Cinta Kasih Tzu Chi? Lomba-lomba yang diadakan untuk kelas kecil ( kelas 1, 2, dan 3) adalah lomba puisi, lomba paduan suara, lomba mewarnai, dan lomba bercerita. Adapun lomba untuk kelas besar ( kelas 4 dan 5) diantaranya ada lomba paduan suara, lomba pidato, lomba puisi, serta lomba menggambar dan mewarnai,. Kelas 6 tidak ikut dalam perlombaan karena masih focus persiapan ujian.
Setelah diadakan rapat koordinasi antara panitia lomba dan guru-guru wali kelas, biasanya wali kelas langsung bergerak untuk menentukan siapa-siapa saja yang akan mengikuti perlombaan. Semua anak berpartisipasi aktif baik saat proses latihan maupun saat penampilan lomba. Guru dan siswa saling bahu membahu untuk memberikan penampilan terbaiknya.
Semua kelas berusaha menampilkan yang terbaik, namun saat perlombaan terkadang tidak sesuai dengan saat latihan. Di kelas saya contohnya, saat persiapan sudah sangat baik dan rapi, namun ketika di panggung terkadang anak-anak gugup sehingga tidak sesuai dengan saat berlatih. Namun demikian, guru tetap harus memberikan semangat dan motivasi supaya anak-anak tidak menjadi merasa gagal. Setiap perlombaan pasti ada yang menang dan yang kalah. Semua itu menjadi pelajaran yang berharga supaya kita bisa menghargai setiap perjuangan yang sudah di lakukan dengan sangat antusia dan bersemangat.
Selain dengan perlombaan, sebagai pelajar kita dapat memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan cara rajin belajar, menghormati guru, serta memanfaatkan ilmu yang didapat untuk hal-hal yang positif. Dengan begitu, kita ikut berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia.
Fitri Kurniawati