Bimbingan Teknis Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Swiss-Belhotel Serpong, 22–25 Juni 2026

Oleh Pahru, S.Pdi. M.Pd.

“Meningkatkan Kompetensi Sekolah Model Menuju Transformasi Pendidikan Indonesia”

Dalam upaya mewujudkan transformasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) pada tanggal 22–25 Juni 2026 di Swiss-Belhotel Serpong, Tangerang Selatan. Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kapasitas kepala sekolah dan satuan pendidikan yang telah ditetapkan sebagai Sekolah Model PM dan KKA.

Bimtek nasional tersebut diikuti oleh perwakilan kepala sekolah dari berbagai provinsi di Indonesia. Para peserta memperoleh penguatan mengenai kebijakan implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), integrasi Koding dan Kecerdasan Artifisial dalam pembelajaran, penyusunan rencana aksi sekolah, serta pengembangan budaya inovasi yang berkelanjutan. Program ini dirancang agar sekolah model mampu menjadi pusat praktik baik (center of excellence) sekaligus menjadi rujukan bagi sekolah lain di daerah masing-masing.

SD Cinta Kasih Tzu Chi merupakan bagian dari Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi yang berdiri sejak tahun 2003 di Cengkareng, Jakarta Barat, di bawah naungan Yayasan Buddha Tzu Chi Wiyata Indonesia. Sekolah ini dikembangkan dengan semangat bahwa pendidikan harus membentuk manusia seutuhnya melalui keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, sosial, dan karakter.

Sebagai sekolah model, SD Cinta Kasih Tzu Chi menerapkan konsep Humanistic and Character Education yang menempatkan peserta didik sebagai pusat pembelajaran. Setiap anak dipandang sebagai pribadi yang unik dan memiliki potensi untuk berkembang secara optimal.

Proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta kemampuan memecahkan masalah. Guru berperan sebagai fasilitator sekaligus teladan yang membimbing peserta didik untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan berintegritas.

SD Cinta Kasih Tzu chi sebagai Sekolah Model PM dan KKA  mendapat undangan untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan di Wakili oleh Bapak Pahru. M.Pd sebagai perwakilan seko;ah Model Provinsi DKI Jakarta. Sauatu kebanggan dan menambah khasanah  kelilmuan dan pengetahuan serta saling berbagi pengalaman dengan teman-teman dari seluruh perwakilan Provinsi se In donesia dengan jumlah peserta sebanyak 139 sekolah. Selam kurang lebih 4 hari kami mendapat berbagai materi yang menambah wawasan keilmuan terutama yang berkaitan dengan Sekolah Model PM dan KKA, Adapun materi yang kami dapatkan sebagai berikut:

  1. Pembelajaran Mendalam sebagai Paradigma Baru

Salah satu fokus utama Bimtek adalah penerapan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Pendekatan ini menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif yang tidak hanya menghafal informasi, tetapi mampu memahami konsep secara utuh, menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan nyata, berpikir kritis, kreatif, berkolaborasi, dan mampu memecahkan berbagai permasalahan.

Pembelajaran Mendalam dikembangkan melalui pengalaman belajar yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menyenangkan (joyful) sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih relevan dengan tantangan abad ke-21.

  1. Integrasi Koding dan Kecerdasan Artifisial

Selain Pembelajaran Mendalam, peserta Bimtek juga mendapatkan penguatan mengenai implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) di lingkungan sekolah. Koding tidak dipandang sekadar sebagai kemampuan membuat program komputer, melainkan sebagai sarana melatih kemampuan berpikir logis, sistematis, kreatif, dan problem solving.

Sementara itu, pemanfaatan AI diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran, asesmen, diferensiasi pembelajaran, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan. Guru didorong memanfaatkan teknologi secara etis, aman, dan bertanggung jawab sehingga mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran tanpa menghilangkan peran penting pendidik.

  1. Penguatan Kepemimpinan Sekolah Model

Selama empat hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi penguatan kebijakan, diskusi kelompok, praktik penyusunan rencana aksi, berbagi praktik baik antarsekolah, hingga refleksi implementasi di satuan pendidikan.

Kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran diharapkan mampu membangun budaya inovasi, menggerakkan guru sebagai agen perubahan, mengembangkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta memastikan implementasi Pembelajaran Mendalam dan KKA berjalan secara berkelanjutan di sekolah masing-masing.

D.Komitmen SD Cinta Kasih Tzu Chi sebagai Sekolah Model

Sebagai salah satu Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Koding-Kecerdasan Artifisial, SD Cinta Kasih Tzu Chi turut berkomitmen mendukung kebijakan transformasi pendidikan nasional. Keikutsertaan dalam Bimtek ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, humanis, berpusat pada peserta didik, serta selaras dengan perkembangan teknologi digital.

Melalui penerapan Pembelajaran Mendalam, peserta didik diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga mampu berpikir kritis, kreatif, berkolaborasi, berkomunikasi secara efektif, serta memiliki karakter luhur dan kepedulian terhadap lingkungan serta sesama.

Di sisi lain, implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi era transformasi digital, sekaligus membangun literasi teknologi yang bertanggung jawab sejak usia sekolah dasar. Kami bersyukur bisa mengikuti kegiatan tersebut dengan baik, dan Al-Hamdulillah Pahru perwakilan dari SD Cinta Kasih Tzu Chi terpilih menjadi Apresiasi Peserta Terbaik Bimtek seluruh Indonesia.

Penutup

Bimbingan Teknis Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial yang diselenggarakan pada 22–25 Juni 2026 di Swiss-Belhotel Serpong merupakan tonggak penting dalam mendukung transformasi pendidikan Indonesia. Melalui kegiatan ini, sekolah model dipersiapkan menjadi pelopor inovasi pembelajaran yang mampu menghadirkan proses belajar yang lebih bermakna, menyenangkan, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada pembentukan Profil Lulusan yang unggul.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, SD Cinta Kasih Tzu Chi siap mengimplementasikan hasil Bimtek sebagai bagian dari komitmen mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan relevan dengan kebutuhan masa depan demi mencetak generasi Indonesia yang cerdas, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan global. Master mengatakan “ “Pendidikan bukan hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga membimbing hati manusia menuju kebajikan.”Master Cheng Yen

Add a Comment

Your email address will not be published.