“Jejak Digital: Mengungkap Dampak dan Perannya di Era Digital”
Pada hari Sabtu, 8 Maret 2025, dilaksanakan kegiatan Tzu Shou untuk unit SMP dari pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 11.20 WIB. Salah satu materi yang dibahas dalam kegiatan ini adalah Mengenal Jejak Digital yang disampaikan oleh Sx. Ali Gunawan, S.Kom, MM. Sx. Ali adalah seorang dosen di Universitas Indonesia Esa Unggul. Dalam kesempatan ini, Sx. Ali menjelaskan bagaimana jejak digital berpengaruh ke dalam masa depan anak-anak, juga dampak dan perannya di era digital saat ini.
Jejak digital adalah jejak atau rekaman yang ditinggalkan saat orang menggunakan internet. Jejak ini bisa berupa data yang sengaja atau tidak sengaja dihasilkan selama melakukan aktivitas online, seperti mengunjungi situs web, berinteraksi di media sosial, mengunggah foto, berbelanja online, atau sekadar menggunakan perangkat digital. Jejak digital sendiri dibedakan menjadi dua kategori, yaitu jejak digital positif dan jejak digital negatif. Jejak digital positif adalah rekaman yang ditinggalkan berupa hal-hal positif, prestasi, kreativitas, dan aktivitas positif lainnya. Sedangkan jejak digital negatif adalah jejak yang ditinggalkan karena seseorang mengakses konten yang tidak pantas, komentar yang terlalu menyinggung, dan informasi pribadi yang terlalu terbuka.
Oleh karena itu, jejak digital merupakan suatu hal yang sangat penting dan tidak bisa disepelekan. Hal ini karena jejak digital akan membentuk identitas diri di dunia maya dan akan berdampak pada pola kehidupan, di mana hal ini akan mempengaruhi cara pandang seseorang terhadap diri kita sendiri. Jejak positif yang ditinggalkan akan membentuk cara pandang orang secara positif sehingga akan menaikkan kredibilitas seseorang, sedangkan jejak digital negatif akan berdampak sebaliknya, yaitu menurunkan kredibilitas seseorang.
Demikian besarnya peran jejak digital dalam membentuk identitas diri di dunia maya, maka ada beberapa tips yang bisa dilakukan, antara lain:
Kelola akun media sosial dengan baik, karena apa yang kita unggah berpengaruh terhadap reputasi kita. Berpikir sebelum unggah, apakah informasi ini penting untuk dibagikan atau tidak.
Menjaga privasi dengan tidak menyebarkan data pribadi seperti tanggal lahir, email, dan secara berkala cek jejak digital serta hapus konten yang tidak sesuai.
Kesadaran keamanan online dengan membuat password yang kuat dan waspada terhadap phishing.
Dari materi yang disampaikan Sx. Ali, Tzushoumen bisa belajar bahwa setiap aktivitas online harus dilakukan dengan kesadaran dan penuh tanggung jawab.
Penulis: Antonius Edhy Harsanto