Jumat Numerasi: Upaya Penguatan Literasi Matematika di Unit SMK Cinta Kasih Tzu Chi
Dalam rangka meningkatkan kemampuan numerasi serta membangun budaya berpikir logis dan kritis di kalangan peserta didik, pada awal tahun ajaran 2025/2026 unit SMK Cinta Kasih Tzu Chi menyelenggarakan kegiatan Jumat Numerasi sebagai program rutin sekolah. Kegiatan ini menjadi salah satu strategi sekolah dalam mendukung Gerakan Literasi Matematika Sekolah (GLS) sekaligus memperkuat kompetensi abad 21 yang dibutuhkan siswa SMK.
Jumat Numerasi dilaksanakan pada hari Jumat bergantian dengan Jumat Sehat, Jumat Literasi dan Jumat bersih, dengan konsep pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan kontekstual. Melalui berbagai aktivitas kreatif, siswa diajak untuk memahami konsep matematika tidak hanya sebagai ilmu hitung semata, tetapi juga sebagai keterampilan penting dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja.

Beragam kegiatan menarik akan dihadirkan dalam program ini, seperti permainan nomor berantai, tebak angka, kuis operasi hitung cepat, dongeng numerasi, hingga simulasi pemecahan masalah berbasis studi kasus. Kegiatan-kegiatan tersebut dirancang untuk melatih ketelitian, kecepatan berpikir, serta kemampuan analisis siswa secara bertahap dan berkelanjutan.
Pada hari Jumat, 19 September 2025, unit SMK melakukan kegiatan Jumat Numerasi pertama. Pada pelaksanaan Jumat Numerasi yang telah dilakukan, kegiatan difokuskan pada dua bentuk utama, yaitu Game numerasi dan pengisian teka-teki silang (TTS) berbasis matematika. Kedua aktivitas ini dirancang untuk menciptakan siswa secara aktif sekaligus melatih kemampuan numerik mereka dalam suasana yang santai namun tetap edukatif.

Kemudian kegiatan Jumat Numerasi tgl 14 November, dilakukan dilapangan indoor. Kegiatan Jumat Numerasi dilakukan dengan kegiatan Angka berantai, Dongeng Numerasi dan Kode rahasia. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar siswa dapat melatih fokus dan konsentrasi terhadap sebuah objek, dalam hal ini adalah objek Numerik.
Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam sesi Jumat Numerasi. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing, memotivasi, serta menciptakan lingkungan belajar yang positif dan inklusif.
Dengan terselenggaranya Jumat Numerasi secara konsisten di Unit SMK, selain meningkatkan kemampuan akademik, Jumat Numerasi juga diharapkan dapat membentuk karakter siswa, seperti disiplin, kerja sama, sportivitas, dan tanggung jawab, tercipta generasi yang tidak hanya terampil dalam bidang kejuruan, tetapi juga unggul dalam literasi numerasi, siap menghadapi tantangan dunia industri, serta mampu bersaing di era global.
Penulis: Maria Paskani