Manfaat dan Fakta Penting Tentang Imunisasi Campak Rubella

Pada hari Rabu, 20 Agustus 2025, Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi melaksanakan imunisasi campak rubella yang dilakukan secara massal untuk siswa kelas 1. Pelaksanaan imunisasi berada di Aula Gedung Sekolah Dasar lantai tiga, dengan petugas dari Puskesmas. Pihak puskesmas berkolaborasi dengan guru dan Daai Mama. Anak-anak kelas satu dapat mengikuti imunisasi setelah orang tua siswa menyetujui imunisasi tersebut. Imunisasi ini dilaksanakan dengan nyaman dan aman, sehingga anak-anak tidak ada yang merasakan rasa takut yang teramat sangat. Imunisasi Campak Rubella (MR) adalah pemberian vaksin untuk melindungi tubuh dari dua penyakit menular, yaitu Campak (Measles) dan Rubella (German Measles).

Campak (Measles) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus campak, ditandai dengan demam, batuk, pilek, ruam di seluruh tubuh, dan dapat menimbulkan komplikasi serius seperti radang paru-paru, radang otak, bahkan kematian.

Rubella (German Measles) adalah penyakit menular ringan pada anak dan orang dewasa, tetapi sangat berbahaya bila menyerang ibu hamil karena bisa menyebabkan keguguran atau bayi lahir dengan cacat bawaan (Congenital Rubella Syndrome/CRS).

Adapun manfaat dari kegiatan imunisasi ini adalah untuk:

  1. Mencegah penularan campak dan rubella.
  2. Melindungi dari komplikasi serius. Campak dapat menyebabkan pneumonia, diare berat, infeksi telinga, hingga kerusakan otak (ensefalitis).
  3. Memberikan kekebalan jangka panjang. Setelah imunisasi lengkap, tubuh membentuk antibodi yang mampu melindungi dalam waktu lama.
  4. Mendukung terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity). Semakin banyak anak yang diimunisasi, semakin kecil peluang virus menyebar di masyarakat.
  5. Mengurangi angka kesakitan dan kematian. Program imunisasi terbukti menurunkan drastis jumlah kasus dan dampak serius dari campak dan rubella di banyak negara.

Para orang tua dan siswa sangat antusias dengan adanya kegiatan ini karena sangatlah membantu orang tua dan siswa untuk melakukan imunisasi. Dengan teman sekolah bersama mengikuti kegiatan menjadi menyenangkan dan didampingi oleh guru membuat siswa lebih nyaman dan bahagia. Siswa juga dalam melakukan imunisasi tetap mempraktikkan nilai-nilai budaya humanis dengan mengantre dan berbaris.

“Daripada melewati satu hari dengan sia-sia, lebih baik menggunakan satu detik untuk hal bermanfaat.” (Kata Perenungan Master Cheng Yen)

Penulis: Indah Suryani