Membangun Momen Humanis dalam Penerimaan Rapor di SD Cinta Kasih Tzu Chi

Momen penerimaan rapor sudah ditunggu oleh para orang tua dan siswa. Pagi hari yang cerah menyambut kegiatan penerimaan rapor tengah semester di SD Cinta Kasih Tzu Chi, tepatnya tanggal 21 Maret 2025 yang lalu. Sejak pagi hari, bapak ibu guru, terutama wali kelas, sudah mempersiapkan diri beserta segala hal yang berkaitan dengan proses penerimaan rapor. Hal ini dipastikan agar semua berjalan dengan lancar dan terkendali. Suasana sekolah kali ini lebih hidup dari biasanya. Penyambutan orang tua oleh guru-guru dilakukan sebagai salah satu ciri khas dan budaya humanis Tzu Chi.

Dalam filosofi pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai humanis, penyambutan orang tua saat penerimaan rapor menjadi salah satu bentuk rasa hormat dan kepedulian terhadap peran orang tua dalam pendidikan anak. Budaya humanis Tzu Chi mengajarkan tentang pentingnya membangun hubungan harmonis antara sekolah, murid, dan orang tua guna menciptakan lingkungan belajar yang saling menghargai dan penuh kasih sayang. Para orang tua hadir tepat waktu dan antusias ingin mengetahui perkembangan akademik anak-anak mereka. Kegiatan penerimaan rapor ini bukan hanya momen untuk melihat nilai hasil belajar anak, tetapi juga kesempatan bagi orang tua untuk berdiskusi dengan guru tentang perkembangan akademik dan karakter anak-anak mereka. Sebagai guru, kami merasa senang dengan partisipasi aktif para orang tua yang begitu peduli terhadap pendidikan dan pembentukan karakter anak-anaknya.

Setiap kelas, dari kelas 1 hingga kelas 6, nampak interaksi yang penuh makna antara guru dan orang tua. Dengan senyum hangat, para guru menyambut orang tua yang datang dan memberikan rapor serta menjelaskan perkembangan akademik serta sikap mereka selama di sekolah. Di sini, orang tua tidak hanya sekadar menerima hasil belajar dalam bentuk angka, tetapi juga mendapatkan penjelasan lebih banyak tentang bagaimana anak-anak mereka berinteraksi, peningkatan belajar, dan berkembang dalam nilai-nilai budaya humanis yang ditanamkan di sekolah.

Saat momen penerimaan rapor, orang tua juga diberikan kesempatan untuk bertanya tentang tantangan atau kesulitan yang dihadapi anak-anak mereka, baik dalam akademik maupun dalam pengembangan karakter. Beberapa berbagi cerita tentang bagaimana anak mereka belajar di rumah, menghadapi kesulitan dalam mata pelajaran tertentu, atau menunjukkan perkembangan baik dalam belajar maupun dalam sikap dan kemandirian. Dalam hal ini, sebagai guru, kami akan memberikan saran dan dukungan agar para orang tua dapat lebih memahami serta membimbing anak-anak mereka dengan lebih baik.

Pendidikan budaya humanis diajarkan dan ditanamkan sejak dini dengan baik di Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi. Kami selalu menekankan bahwa pendidikan karakter tidak hanya dibangun di sekolah, tetapi juga perlu diperkuat di rumah dengan orang tua. Nilai-nilai seperti kejujuran, kerja sama, disiplin, dan empati haruslah terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini, kegiatan penerimaan rapor menjadi sarana untuk mempererat kerja sama antara guru dan orang tua dalam membentuk karakter anak.

Guru mengapresiasi para orang tua yang aktif bertanya dan berbagi pengalaman dalam membimbing anak-anak mereka. Hal ini menunjukkan bahwa mereka benar-benar peduli dan ingin memastikan bahwa anak-anak mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang baik, berkarakter, dan memiliki empati terhadap sesama. Di luar kelas, anak-anak dengan penuh semangat menunggu orang tua mereka mengambil rapor hasil belajarnya. Harapan kami, momen ini dapat memberikan motivasi bagi siswa untuk terus berusaha menjadi lebih baik. Dengan dukungan penuh dari orang tua dan guru, mereka akan semakin semangat dalam belajar serta semakin berkembang dalam membangun karakter yang positif.

Melalui penerimaan rapor tengah semester ini, kami percaya bahwa dengan keterlibatan aktif orang tua, anak-anak akan semakin termotivasi untuk belajar dan mengembangkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan mereka. Semoga ke depannya, kolaborasi antara guru dan orang tua semakin erat, dan murid-murid SD Cinta Kasih Tzu Chi tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi banyak orang.

Penulis: Teguh Ika Rohyani