Mengawali Semester Baru dengan Berbagi Cerita

Hari pertama masuk sekolah setelah libur semester sering kali menjadi momen penyesuaian bagi siswa. Suasana liburan masih terasa, sementara semangat belajar belum sepenuhnya kembali. Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan di kelas untuk mengisi kegiatan pembelajaran di dalam kelas adalah memberi ruang bagi siswa untuk sekadar berbagi cerita sebelum kembali ke kegiatan akademik.

Kelas diatur sedemikian rupa sehingga siswa duduk berpasangan dan saling berhadapan. Dalam waktu 1 menit siswa diminta saling bercerita satu sama lain tentang kegiatan liburan masing-masing,lalu dengan tanda bel dari guru mereka bergantian menceritakan pengalaman liburannya: kegiatan yang dilakukan, hal menarik yang dialami, hal baru yang dilakukan selama liburan atau perasaan yang dirasakan selama liburan. Setelah satu menit, siswa diminta bergeser tempat duduk untuk berganti pasangan, sehingga mereka bisa berbagi cerita dengan teman yang berbeda.

Kegiatan sederhana seperti ini membantu mencairkan suasana kelas tanpa tekanan setelah hampir 2 minggu mereka libur. Tidak ada siswa yang bercerita pengalaman liburannya itu benar atau salah, melainkan hanya berbagi dan mendengarkan. Pergantian pasangan membuat interaksi menjadi lebih dekat dan mendorong siswa untuk berkomunikasi dengan lebih banyak teman, termasuk yang jarang berinteraksi sebelumnya.

Selain menciptakan suasana yang lebih hangat, aktivitas berbagi cerita juga melatih keterampilan komunikasi, keberanian berbicara, dan kemampuan mendengarkan. Yang terpenting, siswa merasa dihargai dan diperhatikan, sehingga secara perlahan semangat dan fokus belajar dapat kembali.

Mengawali semester baru tidak selalu harus langsung dimulai dengan pelajaran. Memberi ruang untuk berbagi cerita bisa menjadi langkah kecil namun bermakna dalam membantu siswa siap secara mental dan emosional untuk menjalani proses belajar di tahun 2026.

Oleh : Maria Fescilita , S.Pd

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published.