Menjalin Jodoh Baik

Memasuki tahun ajaran baru, kita akan bertemu dengan siswa dan orang tua baru. Pertemuan pertama sering kali diwarnai dengan beragam respons, baik yang positif maupun kurang baik. Lalu, bagaimana kita bisa menciptakan hubungan yang positif dengan anak didik dan orang tua?

Menurut pengalaman saya, orang tua biasanya mencari tahu lebih dulu tentang guru yang akan mengajar anak mereka. Jika mereka mendapat informasi positif, respons mereka akan bersahabat. Sebaliknya, jika ada persepsi negatif, seperti guru sulit diajak komunikasi atau galak, mereka cenderung lebih waspada. Bagaimana kita membangun hubungan baik dengan orang tua yang mungkin awalnya merespons negatif?

Pertama, ubahlah citra diri kita dengan membangun komunikasi yang baik. Berikan tanggapan atas pertanyaan dan masalah yang mereka hadapi. Misalnya, bantu orang tua mengatasi kendala yang dihadapi anak di kelas.

Selama bulan pertama, orang tua biasanya memantau kenyamanan anak mereka. Jika seorang anak menangis di awal masuk sekolah, kita perlu mencari tahu penyebabnya. Apakah mereka takut pada guru? Lakukan pendekatan pribadi kepada anak yang cemas atau tidak nyaman, berikan pelukan, yakinkan bahwa kita akan menjaga dan melindungi mereka di sekolah.

Contohnya, saya pernah menghadapi dua anak kelas 1C yang tidak mau masuk pelajaran Mandarin. Setelah saya dekati, ternyata mereka merasa takut karena belum menguasai pelajaran tersebut. Saya yakinkan mereka bahwa belajar Mandarin bisa dilakukan dengan santai dan bertahap. Melalui motivasi seperti yel-yel “Anak hebat, harus bisa, pasti bisa, yakin bisa,” saya membantu mereka membangun kepercayaan diri.

Kedua, jalin komunikasi intens dengan orang tua, seperti menginformasikan agenda pelajaran melalui grup WhatsApp. Ini membantu jika catatan siswa tidak terbaca jelas. Selain itu, informasikan segera jika ada insiden kecil, seperti anak terjatuh, agar orang tua tetap tahu situasi anak di sekolah.

Jika ada anak yang tidak membawa buku atau bekal, tanyakan apakah orang tua bisa mengantar. Jika tidak, kita bisa membantu. Begitu pula, jika anak tidak hadir tanpa pemberitahuan, segera hubungi orang tua untuk menanyakan kondisi.

Terkadang, anak-anak berbagi cerita tentang kondisi keluarga mereka. Jika ada orang tua yang sakit, kita bisa mengirim pesan untuk menanyakan kabar dan memberikan semangat. Tindakan kecil ini membantu orang tua merasa tenang karena anak mereka dalam kondisi baik di sekolah.

Menjalin jodoh yang baik dengan orang tua dan siswa sebenarnya tidak sulit. Kunci utamanya adalah komunikasi dan perhatian. Orang tua akan merasa nyaman dan mengenal kita dengan baik jika kita terbuka dan tanggap terhadap masalah mereka. Mari kita jalin hubungan yang baik dengan saling menguatkan, berkomunikasi dengan baik, dan memberi perhatian tulus kepada anak didik kita.

Penulis: Fitri Kurniawati