Pengalaman Edukatif Kunjungan Industri Siswa SMK Cinta Kasih Tzu Chi di Balai Riset dan Manajemen Pengembangan (BRMP) Tanaman Industri: Belajar Jenis Tanaman Kopi, Pengolahan Kakao, dan Kebaristaan

Tujuan sekolah mengadakan kunjungan industri adalah untuk memberikan wawasan langsung tentang dunia kerja, menghubungkan teori di kelas dengan praktik di lapangan, meningkatkan motivasi dan keterampilan siswa, serta memperkenalkan teknologi dan budaya kerja industri.

Pada hari Selasa, 18 November 2025, para siswa kelas XI SMK Cinta Kasih Tzu Chi melaksanakan kunjungan edukatif ke Balai Riset dan Manajemen Pengembangan (BRMP) Tanaman Industri di Sukabumi. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung mengenai proses pengenalan, budidaya, hingga pengolahan komoditas unggulan seperti kopi dan kakao, serta mengembangkan keterampilan kebaristaan siswa.

  1. Pengenalan dan Perbanyakan Tanaman Kopi

Sesi pertama diawali dengan materi tentang jenis-jenis kopi yang umum dibudidayakan di Indonesia, karakteristik lahan, serta teknik budidayanya. Para siswa diperkenalkan pada:

  • Seleksi biji kopi unggul.
  • Teknik semai pada media persemaian.
  • Proses perbanyakan bibit melalui metode generatif dan vegetatif.
  • Proses adaptasi bibit sebelum dipindah ke lapangan.

Para siswa tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan penanaman dan perawatan bibit di area pembibitan BRMP. Kegiatan ini memberikan pemahaman bahwa produksi kopi berkualitas dimulai dari bibit yang sehat dan teknik budidaya yang tepat.

  1. Pengolahan Kakao Menjadi Cokelat

Bagian kunjungan berikutnya fokus pada proses pascapanen kakao hingga menjadi produk cokelat. Instruktur dari BRMP menjelaskan seluruh rangkaian proses, mulai dari:

  • Fermentasi biji kakao.
  • Penjemuran dan pemilahan biji.
  • Proses roasting (penyangraian).
  • Penghalusan menjadi pasta cokelat.
  • Formulasi dan pencetakan cokelat batangan.

Para siswa bahkan dapat mencoba membuat cokelat sederhana, sehingga mereka memahami bahwa kualitas produk akhir sangat dipengaruhi oleh proses pengolahan yang tepat.

  1. Sesi Praktik Kebaristaan

Bagian inti kegiatan adalah sesi praktik kebaristaan, di mana siswa berkesempatan menggunakan peralatan standar industri seperti espresso machine, grinder, dan milk frother.

Para instruktur memberikan pendampingan langsung, memastikan siswa memahami setiap langkah mulai dari persiapan bahan hingga penyajian minuman yang baik. Sesi Kebaristaan ini memperkuat kemampuan teknis siswa dalam bidang food and beverage. Melalui pengalaman ini, diharapkan siswa semakin percaya diri untuk berwirausaha dan siap menghadapi persaingan di dunia industri makanan dan minuman.

Penulis: Maria Paskani

Add a Comment

Your email address will not be published.