598 EKSPLORASI CANVAS DAN GARPU HASIL DAUR ULANG DALAM PEMBELAJARAN SENI RUPA YANG BERMAKNA

Oleh : Anastasia Yuliasari S.Pd.

 

Pada kurikulum merdeka, istilah deep learning bukanlah suatu hal yang baru. Penyertaan pada tiga prinsip, yaitu mindful (berkesadaran), meaningful (bermakna), dan joyful (menggembirakan) ini dapat diterapkan juga pada pembelajaran seni rupa. Merancang pembelajaran dengan menyediakan canvas sebagai ruang untuk peserta didik berekspresi melalui goresan kuas dan garpu hasil daur ulang yang sudah diberwarna.

Menitikberatkan pada proses yang dijalani dengan penuh kesadaran, setiap peserta didik maju kedepan satu per satu untuk menuangkan ide kreatifnya pada canvas. Tidak ada pembatasan warna yang akan digunakan dan pola, garis atau bentuk gambar yang akan ditampilkan. Pembelajaran yang dilakukan selama dua jam pembelajaran ini terasa sangat menyenangkan dan memberikan pengalaman penuh makna pada setiap diri peserta didik.

Melibatkan peserta didik secara langsung pada setiap prosesnya menjadi salah satu cara efektif dan menyenangkan untuk membantu siswa memahami unsur rupa (warna) secara konkret. Dimulai dari pengenalan alat, media, teknik pewarnaan dan berakhir pada pemilihan tema yang dilakukan bersama antara peserta didik dan guru menjadi pemantik ide dalam berkarya. Tema yang dipilih yaitu kokohnya pohon beringin.

Guru sebagai fasilitator memberi contoh dengan melukis pohon yang dimaknai sebagai ibu adalah akar yang kuat dilanjutkan dengan peserta didik memberi kehidupan dengan tambahan karya sesuai imajinasinya. Ada yang menambahkan dedaunan, bunga, rumput di samping kanan dan kiri pohon, matahari, awan dan lain sebagainya. Penggunaan media canvas, cat lukis dan kuas pada pembelajaran seni rupa ini`memberikan pengalaman baru bagi peserta didik karena sebelumnya hanya menuangkan ide kreatifnya melalui buku gambar saja.

Kegiatan selanjutnya yaitu peserta didik membuat sebuah karya dengan memanfaatkan garpu yang sudah tidak terpakai lagi dan di daur ulang menjadi alat untuk berkarya. Peserta didik menempelkan bagian belakang garpu pada cat warna yang di pilih kemudian di cetak pada buku gambar yang nantinya akan menghasilkan bentuk seperti bunga tulip. Peserta didik juga memberi imbuhan dengan tangkai bunga atau hiasan yang lain. Meskipun dilakukan atas dasar kebebesan dalam memilih warna, bentuk, pola atau kombinasi, tujuan dari pada pembelajaran seni rupa yang bermakna ini yaitu diharapkan peserta didik mampu untuk mengembangkan pembinaan ekspresi diri, kreatifitas dan ketrampilannya.

Add a Comment

Your email address will not be published.