Memfasilitasi Anak untuk Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris melalui English Day
Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang membuka peluang besar di era globalisasi. Kemampuan berbahasa Inggris menjadi bekal penting untuk masa depan. Untuk mempersiapkan generasi yang mampu bersaing secara global, TK Cinta Kasih Tzu Chi menyelenggarakan English Day pada hari Jumat, 15 November 2024.
Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama:
- Menyediakan wadah bagi anak-anak untuk berlatih berbahasa Inggris melalui kompetisi yang sehat.
- Mengasah bakat komunikasi dalam bahasa Inggris sejak dini.
- Membiasakan anak-anak untuk berkomunikasi aktif dalam bahasa Inggris.
Jenis Kegiatan dan Persiapan
English Day melibatkan 196 siswa dari TK A dan TK B, dengan lima jenis lomba:
- Rhyme Reading
- Storytelling
- Spelling Bee
- Guessing Pictures
- Singing and Movement
Dua bulan sebelum acara, wali kelas membagi siswa ke dalam kategori lomba dan memberikan materi lomba kepada orang tua. Pada awalnya, banyak orang tua merasa khawatir anak-anak mereka tidak dapat menghafal materi dalam waktu singkat. Namun, berkat latihan rutin di rumah bersama orang tua dan latihan tambahan di kelas, para siswa menunjukkan perkembangan luar biasa.

Hari Acara
Pada hari pelaksanaan, anak-anak tampil dengan percaya diri di depan juri. Mereka menunjukkan keberanian dan usaha maksimal. Bagi para siswa, kompetisi ini bukan hanya tentang memenangkan piala tetapi juga belajar nilai-nilai penting seperti:
- Sportivitas: Menerima kekalahan dengan lapang dada tanpa rasa kecewa berlebihan.
- Kerendahan hati: Tidak menjadi sombong saat meraih kemenangan.
Ketika nama-nama pemenang diumumkan, suasana menjadi penuh kegembiraan. Para siswa yang berhasil membawa pulang piala merasa bangga, sementara yang belum menang termotivasi untuk terus belajar.
Manfaat Jangka Panjang
English Day bukan hanya sebuah perlombaan, tetapi sebuah langkah strategis untuk membangun kebiasaan komunikasi dalam bahasa Inggris sejak dini. Dengan kegiatan ini, diharapkan para siswa menjadi lebih percaya diri dan terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Kurnia Dewi