“Gugup, Senyum dan Keberanian-Memperingati Hardiknas di Sekolah”

Oleh: Imelda, S.S,

Guru Bahasa Mandarin SD Cinta Kasih Tzu Chi di Jakarta Barat

Setiap tahun di Sekolah SD Cinta Kasih Tzu Chi selalu memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan cara mengadakan lomba yang diikuti oleh siswa-siswi.

Tahun ini sekolah mengadakan acara lomba di tanggal 4 Mei 2026, hari Senin. Walaupun kita tidak mengadakan upacara di Sekolah, namun semangat kita untuk mengingat pahlawan pendidikan kita, yaitu Bapak Ki Hajar Dewantara. Sebuah ucap kata dari Beliau yang begitu dikenal disemua guru tanpa lekang oleh waktu: Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani”, yang artinya Di depan jadi contoh, di tengah jadi semangat, di belakang jadi pendorong”.

Hari Senin, tanggal 4 Mei 2026. Sekolah kita di hari itu berubah menjadi panggung semarak. Siswa-siswi kita mulai sibuk mempersiapkan diri dan mental juga semangat juang mereka. Adapun lomba yang kita adakan adalah lomba melantunkan puisi, lomba menggambar sesuai tema, lomba pidato dan paduan suara, yaitu menyanyikan lagu-lagu daerah.

Dalam lomba-lomba itu, ada anak yang gemetaran saat mengikuti lomba, tapi setelah didorong, ia berani melanjutkan. Meski tidak juara, ia pulang dengan keberanian- itulah makna Hardiknas sebenarnya.

            Itulah makna sebenarnya dari peringatan Hardiknas di sekolah kami : bukan juara, bukan hadiah, namun keberanian untuk mencoba dan kebersamaan untuk saling mendukung. Selamat Hari Pendidikan Nasional untuk seluruh guru dan siswa di Indonesia. Mari terus belajar dengan hati.

Add a Comment

Your email address will not be published.