Kelas Ai De Xi Wang SD: Sopan Santun Menumbuhkan Keharmonisan dalam Kehidupan
Pagi hari yang cerah tepatnya Hari Sabtu, 11 April 2026 Sekolah Dasar Cinta Kasih Tzu Chi mengadakan kegiatan Ai De Xi Wang yang rutin dilakukan setiap satu bulan sekali.
Kegiatan Ai De Xi Wang(爱的希望) merupakan kelas budi pekerti tingkat SD, yang memiliki arti Harapan Cinta Kasih. Kegiatan Ai De Xi Wang bulan April kali ini, guru di sekolah berkolaborasi dengan Tim DA AI MAMA dengan mengangkat tema “Sopan Santun Menumbuhkan Keharmonisan dalam Kehidupan”. Sopan santun merupakan salah satu sikap penting yang harus dimiliki oleh setiap anak sejak usia dini. Di lingkungan sekolah maupun di rumah, sikap sopan santun membantu anak untuk berperilaku baik, menghormati orang lain, serta menjaga hubungan yang harmonis dengan teman, guru, dan keluarga. Namun, seiring perkembangan zaman, masih ada anak-anak yang belum terbiasa menerapkan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam berbicara, bersikap, maupun berpakaian. Oleh karena itu, diperlukan pembiasaan dan pembelajaran yang menyenangkan agar anak dapat memahami dan menerapkan sikap sopan santun dengan baik. Melalui kegiatan Ai De Xi Wang, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang santun, disiplin, dan bertanggung jawab.
Kegiatan Ai De Xi Wang diikuti secara sukarela oleh siswa-siswi kelas 1-6 bersama para guru SD dan relawan daai mama dengan jumlah sekitar 440 peserta. Durasi kegiatan sekitar 4 jam di mulai dari jam 07.00-11.00 WIB.
Sebelum kegiatan dimulai, xiao pu sa berkumpul di lapangan basket sekolah. Mereka melakukan senam bersama untuk menyehatkan tubuh. Shibo Tri Wahyudi memimpin senam di depan xiao pu sa. Semua xiao pu sa mengikuti gerakan dengan rapi dan tertib. Mereka tidak saling mendorong dan tetap menjaga jarak. Ini adalah contoh sikap sopan santun, yaitu disiplin dan mengikuti aturan.
Setelah selesai senam, siswa berbaris untuk menuang celengan bambu kemudian kemudian berjalan menuju aula dan masuk ke dalam ruangan dengan tertib. Mereka berjalan dengan rapi dan tidak berlari. Sesampainya di dalam ruangan, mereka berdiri dengan tenang dan memberi penghormatan kepada shi gong shang ren, lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengucapkan Ikrar Ai De Xi Wang.
Pada kegiatan Ai De Xi Wang kali ini, xiao pu sa belajar bersama Tim Da Ai Mama. Da Ai Mama adalah para relawan tzu chi ibu -ibu yang membantu mengajarkan nilai-nilai kebaikan. Mereka mengajak siswa untuk belajar tentang sopan santun dengan cara yang menyenangkan.
Siswa mendengarkan penjelasan dengan baik. Mereka tidak berbicara sendiri dan memperhatikan dengan penuh perhatian. Setelah itu, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk berdiskusi.
Setiap kelompok mendapatkan selembar kertas yang berisi gambar dan cerita. Siswa diminta untuk mengamati gambar tersebut, lalu berdiskusi bersama teman dan mentor. Mereka saling berbagi pendapat dengan sopan. Saat teman berbicara, siswa lain mendengarkan dengan baik dan tidak memotong pembicaraan. Ini adalah contoh sikap saling menghargai.
Dari kegiatan ini, siswa belajar bahwa sopan santun tidak hanya dalam berbicara dan bersikap, tetapi juga dalam berpakaian. Kita harus memakai pakaian yang rapi, bersih, dan tidak kotor. Dengan berpakaian rapi, kita menunjukkan bahwa kita menghargai diri sendiri dan orang lain.
Salah satu siswa bernama George terlihat sangat antusias. Ia aktif dalam berdiskusi dan berani menyampaikan pendapatnya. Setelah kegiatan, George mencoba menceritakan kembali materi yang telah dipelajari kepada teman-temannya. Ia berbicara dengan sopan dan percaya diri. Sikap George bisa menjadi contoh yang baik bagi teman-temannya. Setelah selesai belajar dan berdiskusi, siswa melakukan kegiatan kreatif.
Mereka membuat hiasan yang berisi kata-kata afirmasi positif, yaitu ajakan untuk bersikap sopan santun. Hiasan tersebut mengingatkan kita untuk selalu bersikap sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Semua siswa terlihat senang mengikuti kegiatan ini. Mereka belajar sambil bermain dan bekerja sama dengan teman. Kegiatan Ai De Xi Wang membantu siswa menjadi anak yang lebih baik. Dengan belajar sopan santun, kita bisa hidup rukun dengan teman, menghormati guru, dan menyayangi sesama.
Penulis: Wahyu Safitri