594 Langkah Sederhana Mengembangkan Kelas Aktif Berbahasa Inggris

Di tengah era menuju masyarakat global, penguasaan bahasa salah satunya Bahasa Inggris menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. Di SD Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng Jakarta Barat, siswa tidak hanya belajar Bahasa Mandarin, tetapi juga diajarkan Bahasa Inggris sebagai bekal komunikasi global.

Pada awal tahun ajaran 2025/2026 kepala sekolah SD Cinta Kash Tzu Chi Cengkareng Jakarta Barat mendorong pengunaan pendekatan Content and Languange Integrared Learning (CLIL) sebagai salah satu upaya menghidupkan Bahasa Inggris aktif di dalam kelas. Hal ini sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap pentingnya Bahasa Inggris yakni menjadikan Bahasa Inggis sebagai mata pelajaran wajib di Sekolah Dasar mulai tahun ajaran 2027/2028 yang rencananya akan digencarkan melalui Program Peningkatan Kemampuan Kompetensi Guru SD Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI).

 

Sebagai guru kelas yang berhadapan langsung dengan para siswa, saya menyambut baik dan mulai mengambil langkah konkret untuk mendukung visi kepala sekolah serta program strategis pemerintah Indonesia tersebut. Saya mulai mencoba mengembangkan pembelajaran menggunakan pendekatan CLIL untuk saya terapkan di dalam kelas. Langkah sederhana yang saya lakukan adalah menentukan topik atau materi, menyusun lesson plan, instruksi dasar, aktivitas pembelajaran, project sederhana, dan asesmen pembelajaran. Kolaborasi dengan rekan sejawat sangat membantu saya mendapatkan ide-ide menarik dalam mengembangkan dan menyusun rencana pembelajaran dengan pendekatan CLIL.

Saya bersama dengan rekan sejawat menyusun lesson plan matematika kelas 2 SD pada materi pengenalan waktu yakni Telling The Time. Pembelajaran di kemas secara interaktif melalui lagu, gerakan tubuh, simulasi menggambar jam pada Papan Interaktif Digital (PID), menggambar jam analog menggunakan benda-benda berbentuk lingkaran yang sudah siswa bawa dari rumah. Siswa diperkenalkan berbagai kosakata sederhana yang sebelumnya sudah diberikan untuk dipelajari terlebih dahulu di rumah. Pada materi ini, siswa juga belajar menulis dan menyebutkan kosakata seperti wake up, go to school, go to bed, hingga menyusunnya menjadi kalimat sederhana tentang daily activities. Materi diakhiri dengan project presentasi dalam Bahasa Inggris tentang daily activities menggunakan jam analog yang sudah dibuat oleh siswa bersama orangtua di rumah sebagai bentuk pembelajaran kolaboratif antara anak dan orangtua.

Pendekatan pembelajaran ini, tidak hanya membangun kemampuan Bahasa Inggris siswa tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris tanpa rasa takut melakukan kesalahan. Siswa tidak hanya belajar memahami konsep tetapi juga berlatih menggunakan Bahasa Inggris dalam situasi nyata di kelas. Sebuah langkah sederhana di dalam kelas dapat memberikan pengalaman bermakna yang membangun kemampuan serta karakter siswa sejak dini.

 

Jika setiap orang mau membangkitkan satu niat kebajikan dan menciptakan satu keberkahan, maka himpunan dari niat kebajikan dan keberkahan ini akan mampu menjauhkan segala bencana.

– Kata Perenungan Master Cheng Yen –
人人起一念善,造一分福,可以匯聚為福氣,消弭災殃。
~摘錄自證嚴上人靜思語~
Collectively, kind thoughts and good deeds from everyone will generate enough merit to triumph over calamities.
– Jing Si Aphorism by Master Cheng Yen –

Add a Comment

Your email address will not be published.