Membentuk Pemimpin Berkarakter dan Berintegritas melalui LDKS SMK Cinta Kasih Tzu Chi 2026/ 2027
SMK Cinta Kasih Tzu Chi dikenal sebagai sekolah dengan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis dan keahlian vokasi, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang kokoh dan bertanggung jawab. Sebagai langkah nyata dalam merealisasikan komitmen tersebut, sekolah kembali menyelenggarakan kegiatan rutin Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa untuk Tahun Ajaran 2026/ 2027.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada Jumat-Sabtu, 21-22 Agustus 2026 ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X dengan penuh antusiasme. Perjalanan diawali pada Jumat pagi pukul 06.30 WIB di mana para peserta berkumpul di Lapangan Indoor untuk mengisi absensi, melewati pengecekan barang, mengumpulkan bahan makanan, serta menyantap sandwich sebagai bekal energi. Didampingi oleh guru dan pengurus OSIS, seluruh rombongan kemudian berangkat menuju lokasi kegiatan menggunakan armada tronton.

Setibanya di lokasi, rangkaian acara dibuka secara resmi melalui apel pembukaan yang berlangsung dengan khidmat di lapangan utama. Memasuki sesi pembekalan materi, para peserta menerima pemaparan mengenai “Wawasan Kebangsaan” dan sesi ice breaking interaktif dari pembina TNI guna memacu semangat kepemimpinan. Usai jeda ishoma dan makan siang bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi serta simulasi kepemimpinan, yang menuntut kemampuan peserta dalam mengambil keputusan secara tepat dalam memimpin. Seluruh peserta juga mengikuti pelatihan Peraturan Baris-Berbaris di bawah bimbingan pembina TNI untuk membentuk kedisiplinan fisik dan kerapian barisan, disusul dengan pendalaman struktur keorganisasian. Menjelang sore, suasana semakin hidup saat para peserta memainkan berbagai games kepemimpinan yang melatih koordinasi tim sebelum kembali ke tenda masing-masing.
Memasuki malam hari, semangat kebersamaan semakin terasa saat para peserta saling bekerja sama dalam memasak hidangan makan malam di sekitar area perkemahan. Usai merapikan perlengkapan dan mengikuti apel pembukaan jurit malam pada pukul 19.05 WIB, mentalitas serta keberanian peserta kemudian diuji melalui eksplorasi 6 pos tantangan, yang meliputi pos Kebangsaan, Kepemimpinan, Komunikasi, Kerja Sama, Konsentrasi, hingga Final Challenge. Suasana malam kian syahdu saat seluruh peserta berkumpul di lapangan untuk mengikuti sesi api unggun dan renungan malam. Di bawah terang cahaya api unggun, suasana berubah menjadi hening dan penuh makna. Beberapa peserta tampak menundukkan kepala, merenung, bahkan meneteskan air mata saat diajak merefleksikan sikap, tanggung jawab, serta peran mereka sebagai calon pemimpin. Rangkaian hari pertama diakhiri dengan hangat melalui pembagian snack malam sebelum para peserta beristirahat.

Hari kedua, Sabtu, 22 Agustus 2026 diawali sejak pukul 04.30 WIB dengan pembiasaan ibadah pagi dan aksi peduli lingkungan melalui kegiatan operasi semut. Para peserta kemudian mengikuti senam pagi gabungan untuk menyegarkan fisik sebelum kembali ke tenda untuk sarapan. Sesi yang paling dinantikan tiba saat memasuki agenda games outbound yang difasilitasi oleh tim Telaga Rusa. Beragam simulasi ketangkasan melatih fokus, keberanian, dan solidaritas antarkelompok.
Bertempat di sekitar area perkemahan, para peserta ditantang melintasi arena kaldera dengan pulau kecil di bagian tengahnya. Keberanian dan ayunan fisik peserta diuji saat menyeberang melalui jembatan tali serta jembatan kayu. Tak berhenti di situ, fokus, kesabaran, dan keseimbangan ekstra sangat diperlukan saat melintasi jembatan dua tali di sisi kaldera, di mana kesalahan kecil dapat membuat peserta terpeleset jatuh. Tak jauh dari lokasi tersebut, adrenalin peserta dipacu saat menaklukkan wahana Flying Fox yang menguji keberanian untuk menaklukkan ketinggian.

Tidak hanya rintangan fisik di arena kaldera, para peserta juga diarahkan menuju area khusus yang berfokus pada pembentukan kerja sama tim. Di lokasi ini, setiap kelompok diberikan berbagai tantangan kolektif yang menuntut strategi matang, komunikasi presisi, serta kepemimpinan yang solid. Rangkaian rintangan di tiap pos tersebut berhasil membakar semangat kebersamaan dan mempererat kekompakan antaranggota kelompok.
Puncak dari seluruh rangkaian LDKS ditandai dengan pelaksanaan apel penutupan bersama gabungan unit. Suasana kian membanggakan saat pengumuman kelompok terbaik diraih oleh Kelompok 3 Ruby dan Kelompok 12 Jade, yang disusul dengan pengumuman kelolosan anggota OSIS SMK Cinta Kasih Tzu Chi Tahun Ajaran 2026/ 2027. Momen penting ini menjadi awal mula dari jenjang kepemimpinan organisasi siswa baru. Usai menyantap makan siang bersama, seluruh peserta bersiap kembali menuju sekolah membawa pengalaman, pembentukan karakter, dan jiwa kepemimpinan yang baru. Demikian rangkaian kegiatan LDKS Tahun Ajaran 2026/ 2027.
Penulis: Stephen Wijayadi