Manfaat Meditasi bagi Peserta Didik Sebelum Memulai Pembelajaran
Meditasi adalah praktik pemusatan pikiran yang melibatkan pernapasan dalam serta kesadaran tubuh dan pikiran. Dalam era modern, meditasi dikenal sebagai metode efektif untuk meningkatkan kualitas hidup. Salah satu kelompok yang bisa mendapatkan banyak manfaat dari meditasi adalah peserta didik, terutama jika dilakukan sebelum pembelajaran dimulai.
Di Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi, meditasi (silent sitting) telah menjadi kebiasaan rutin yang dilakukan setiap pagi. Sebelum memulai kegiatan belajar mengajar, seluruh peserta didik diajak untuk sejenak berlatih memusatkan pikiran. Meditasi bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah awal yang bisa membantu menciptakan kualitas pembelajaran yang optimal.
Sebelum meditasi dimulai, peserta didik diarahkan untuk duduk dengan postur tegak dan rileks, sambil memejamkan mata dan fokus pada pernapasan. Praktik ini diharapkan dapat menenangkan kondisi fisik dan batin mereka. Ketika pikiran menjadi tenang dan fokus, siswa lebih mudah memahami konsep yang kompleks, mengingat informasi penting, dan menyelesaikan tugas dengan lebih baik. Meditasi juga dapat meningkatkan motivasi belajar serta menciptakan suasana kelas yang lebih kondusif.
Menurut berbagai penelitian, meditasi juga berkontribusi pada pengembangan emosional siswa. Dengan melatih kesadaran diri, meditasi membantu siswa memahami dan mengelola emosi, mengurangi stres, serta membangun empati terhadap orang lain. Kehadiran meditasi sebagai kegiatan positif dengan berbagai manfaat menarik minat banyak kalangan, terutama karena praktik ini terbukti secara ilmiah memberikan manfaat yang luas bagi kesehatan fisik dan mental.
Sekolah Cinta Kasih telah menanamkan kebiasaan meditasi sejak dini. Dari peningkatan konsentrasi hingga keseimbangan emosi, diharapkan peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga berkembang menjadi individu seimbang, cerdas, dan berkarakter, yang siap menghadapi tantangan dengan pikiran yang jernih dan mental yang stabil.
Penulis: Iriwaty