Program Bahasa Inggris di SMK Cinta Kasih Tzu Chi Bersama Native Teacher dari Amerika Serikat
Bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa yang sangat penting dan wajib dikuasai oleh siswa maupun guru di sekolah. Penguasaan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional menjadi prasyarat penting, terutama bagi mereka yang berencana melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Dalam menghadapi tantangan global dan persaingan yang semakin ketat, kemampuan bahasa asing menjadi salah satu tolok ukur penting dalam memenangkan persaingan di pendidikan tinggi maupun dunia kerja.
SMK Cinta Kasih Tzu Chi, Cengkareng, telah mendatangkan seorang guru bahasa Inggris dari Florida, Amerika Serikat, yang bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, khususnya keterampilan berbicara, bagi para guru dan siswa. Hal ini sesuai dengan visi sekolah untuk menjadi sekolah berwawasan global dan meningkatkan citra sekolah di masyarakat.
Pak Martin, nama guru tersebut, adalah seorang warga negara Amerika Serikat dengan latar belakang pendidikan linguistik bahasa Inggris. Selain pengalaman dalam bidang pendidikan, beliau juga memiliki wawasan luas dalam bidang sosial dan kemanusiaan, setelah bekerja di beberapa negara di Timur Tengah dan Eropa melalui United States Agency for International Development (USAID). Pengalaman tersebut membuatnya fasih dalam beberapa bahasa asing, seperti bahasa Perancis, Jerman, dan Arab.
Metode pembelajaran yang diterapkan oleh Pak Martin sangat interaktif dan menyenangkan. Siswa-siswa merasa lebih rileks dan berani merespons pertanyaan-pertanyaan dengan penuh percaya diri. Selain itu, cara beliau mengajar menggunakan contoh gerakan tubuh (gesture) yang lucu, sehingga siswa-siswa tertawa dan lebih mudah memahami materi pelajaran. Dalam pengajaran, Pak Martin sering menggunakan permainan bahasa (language games), yang membuat suasana belajar lebih menyenangkan dan siswa lebih bersemangat mengikuti kelas bahasa Inggris.
Pak Martin juga memberikan pengajaran tentang cara pengucapan yang benar menurut standar penutur asli bahasa Inggris (native speaker). Hal ini bertujuan agar siswa terbiasa mendengarkan dan berbicara dengan aksen yang otentik, serta meningkatkan pemahaman mereka dalam percakapan dengan orang asing. Selain itu, beliau juga melatih para guru untuk berbicara dengan aksen native speakers, sehingga mereka dapat lebih percaya diri dalam bercakap-cakap dengan penutur asing.
Penulis juga berbagi pengalaman pribadi bahwa dengan sering melakukan komunikasi, baik langsung maupun melalui aplikasi seperti Tandem, dengan penutur asli bahasa Inggris dari berbagai negara, kepercayaan diri dalam berbicara bahasa Inggris semakin meningkat. Hal ini juga membantu menghilangkan kegugupan saat berbicara dengan orang lokal dalam bahasa Inggris.
Semoga kehadiran Pak Martin di SMK Cinta Kasih Tzu Chi dapat meningkatkan minat dan semangat para siswa dan guru untuk terus mengembangkan kemampuan bahasa Inggris mereka.
Penulis : Tri Rachmat Basuki