Ubah Mimpi menjadi Target Nyata melalui Kegiatan Tzu Shao Juli
SMK Cinta Kasih Tzu Chi dikenal sebagai sekolah yang tidak hanya berfokus pada vokasi atau keahlian jurusan tertentu, tetapi juga menjunjung tinggi pendidikan karakter dan nilai-nilai budaya humanis. Hal-hal tersebut kerap dipelajari dan diterapkan langsung melalui kegiatan Tzu Shao yang mengembangkan nilai kemanusiaan, cinta kasih, welas asih, etika, serta kepedulian sosial.
Tzu Shao kali ini dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026 yang diikuti oleh siswa dan guru-guru SMK. Sejak pagi, para siswa dan guru sudah berkumpul di Lapangan Outdoor untuk mengisi daftar hadir dan berbaris bersama mentor kelompok masing-masing. Mereka kemudian berjalan dengan rapi menuju Aula Gedung A lantai 3. Acara dibuka dengan berdoa dan penghormatan kepada Shi Gong yang dipimpin oleh Gege Fahriyatul selaku MC. Suasana kebersamaan mulai terasa saat semuanya menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, membacakan Ikrar Tzu Shao, menyanyikan lagu “Mars Tzu Shao”, hingga isyarat tangan “Senang Berkenalan Denganmu”.

Setelah itu, Shibo Edi selaku Kepala SMK Cinta Kasih Tzu Chi memberikan kata sambutan terkait makna penting kegiatan Tzu Shao. Di balik rangkaian acara Tzu Shao Juli, ada pesan mendalam yang ingin disampaikan. Sebab, tidak dapat dimungkiri bahwa banyak remaja yang masih bingung menentukan mimpinya. Oleh karena itu, Tzu Shao bulan Juli mengangkat tema “Dream, Believe, Achieve: Wujudkan Masa Depanmu”. Shibo Geza mengawali materi dengan menyampaikan bahwa dream berarti bermimpi, believe bermakna keyakinan untuk menggapai suatu mimpi, dan achieve memiliki arti mencapai atau tercapainya suatu mimpi. Materi tersebut juga langsung dipraktikkan oleh siswa dengan antusias menyusun mimpi mereka sendiri menggunakan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-bound).
Keseruan acara juga dilanjutkan dengan games pos to pos yang dilakukan dengan cara menyelesaikan misi-misi yang ada di setiap pos bersama kelompok. Beberapa contoh misinya adalah menyusun puzzle gambar, menebak profesi-profesi yang tersembunyi, lalu menjelaskan tanggung jawab masing-masing profesi. Tzu Shao Men terlihat sangat antusias dan kompak dalam menyelesaikan setiap misinya.

Kemudian, kelompok yang sudah menyelesaikan games dipersilakan kembali ke aula untuk menantikan pengumuman pemenang games. Adapun kedua kelompok pemenang games Tzu Shao bulan Juli ini, yaitu kelompok 1 (Diligence) dan 13 (Passion). Sebagai penutup, konsumsi dibagikan untuk dinikmati bersama. Namun, sebelum mulai makan, para Tzu Shao Men diundang bangkit berdiri menyanyikan lagu “Gan En Ge” sebagai ucapan rasa syukur. Seluruh rangkaian kegiatan akhirnya ditutup dengan menyanyikan lagu “Cinta dan Damai”, penghormatan kepada Shi Gong, doa, serta salam penutup dari MC.
Penulis: Nicolas Naven Wijaya Salim